Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kelompok Independen Akan Bentuk TPF Rusuh Palopo
Hukum

Kelompok Independen Akan Bentuk TPF Rusuh Palopo

Redaksi
Redaksi Published 9 April 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Kantor Wali Kota Palopo yang kini hanya berupa puing-puing saja masih menyisahkan Pekerjaan Rumah bagi aparat Kepolisian Polres Palopo untuk mengungkap dan menangkap pelakunya.

Disisi lain sejumlah praktisi hukum di Kota Palopo menilai kerusuhan yang  terjadi di Kota Palopo 31 Maret yang lalu  tidak hanya dilatar belakangi penetapan hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) namun juga diduga ada masalah lain yang ikut andil dalam kasus ini.

Lukman S Wahid, salah seorang praktisi hukum di Kota Palopo menilai perlu dibentuk tim pencari fakta yang nantinya bekerja mencari penyebab terjadinya pembakaran Kantor Wali Kota Palopo, termasuk Kantor Camat Wara Timur, Dishub dan Palopo Pos.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

“Kami menilai ada faktor lain yang menjadi latar belakang terjadinya aksi pembakaran Kantor Wali Kota Palopo,  dan kami akan membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap latar belakang kasus rusuh di Palopo ini,” kata Lukman.

Menurutnya, Tim Pencari Fakta (TPF) ini terdiri dari non partisan, independent dan dijamin kredibilitasnya. TPF ini akan bekerja diluar kerja dan tugas Kepolisian yang melakukan penyelidikan.

Lukman menambahkan kasus rusuh di Palopo disebabkan beberapa faktor, termasuk tidak profesionalnya penyelenggara Pemilukada,  baik KPU maupun Panwas, kelemahan intelejen, kurangnya koordinasi, penetapan jadwal rapat pleno yang tidak tepat, ketidakdewasaan para kandidat, pers yang berpihak.

“Mungkin juga ada keterlibatan  oknum birokrasi yang bermain atau ada kekuatan luar yang ikut bermain dan campur tangan dalam Pemilukada Palopo,” ujarnya.(b)

Haswadi

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bencana Banjir Masih Mengancam Tana Luwu hingga Mei
Next Article Tiga Titik Longsor di Lutim, Operasional PT Vale Tetap Jalan

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?