Laporan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang dibacakan Wali Kota Palopo PA Tenriadjeng siang tadi menyebutkan jika anggaran bencana yang dikeluarkan pemerintah Kota (Pemkot) Palopo capai Rp4,01Miliar selama kurun waktu 4 tahun.
“Alokasi dana dalam rangka peningkatan dan upaya pencegahan penanggulangan bencana yang bersumber dari APBD Kota Palopo tahun 2008-2012 sebesar Rp4,01 miliar dianggarkan guna mengantisipasi resiko bencana dalam bentuk pembangunan kesiapsiagaan dan infrastruktur ,”jelas Tenriadjeng.
Menurutnya Anggaran untuk penanggulangan bencana perlu dianggarkan secara structural. “Mengingat lembaga structural untuk penanggulangan bencana baru terbentuk diakhir tahun 2010,”ucapnya.
Lanjut Tenriadjeng bencana yang sering terjadi yakni kebakaran, disusul banjir dan Angin Puting Beliung. “Penanganan bencana di kota palopo sejak 2008-2013 telah terjadi kebakaran 57 kali, banjir 15 kali, Angin Puting Beliung 9 kali, tanah longsor 5 kali dan pohon tumbang 3 kali, Kalau kebakaran bukan saja kelalaian manusia tetapi ada yang disengaja,”sebutnya.
Disebutkan Tenriadjeng bahwa dana penanggulangan bencana telah disalurkan melalui rekening bantuan yang dianggarkan.
“Dalam penanggulangan bencana pemerintah kota Palopo telah membantu sasaran keluarga kena bencana melalui rekening bantuan yang dianggarkan,” ujarnya.
Amran Amir




