Rahim (19 tahun) dan Ardi (20 tahun) keduanya warga asal Kabupaten Gowa, nyaris tewas kena strum saat hendak memulai kerja sebagai buruh bangunan pada Ruko Alfa Midi di Jalan Opu Tosappaile, Samping Kantor Notaris Tenri Latanrang.
Rekan kerja korban, Sakir kepada luwuraya.com mengatakan bahwa korban mengangkat Tangga yang terbuat dari besi lalu tiba tiba bergeser dan mengenai kabel listrik.
“Waktu memasang tangga, tiba tiba tangganya bergeser dan mengenai kabel listrik, dan saat itu korban sempat berteriak, dan terlihat kena strum kami pun tidak sempat menolong langsung kecuali berteriak karena strum,”jelasnya.
Saksi mata di lapangan menuturkan bahwa kejadiannya sekitar pukul 09.00 wita, dan baru jam 10.00 mulai tertolong.
“Kami berteriak dan warga lainnya menelpon ke PLN untuk segera memadamkan aliran strum,” kata salah seorang saksi mata.
Beruntung personil PLN bersama warga sekitar mengevakuasi korban dengan menggunakan Tali dan Sarung dan membawa ke rumah sakit At Medika Palopo.
Amran Amir




