Pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) SMA dan SMK yang dilakukan serentak pada pukul 14.00 wita siang tadi, telah dilakukan di Kota Palopo. Sebanyak empat siswa SMU serta SMK dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional.
Kepala Dinas pnedidikan Kota Palopo Samsul kepada luwuraya.com membenarkan bahwa sebanyak empat siswa tidak lulus pada UN tahun ini.
“Tiga siswa berasal dari SMA Cokroaminoto dan satu dari SMK I Palopo yang tidak lulus, dengan persentase untuk SMA 99,82 persen dan SMK 99.94 persen,” ungkapnya.
Menurutnya, jika dibanding tahun lalu persentase tahun ini mengalami penurunan. “Kalau tahun lalu kelulusan mencapai 100 persen, tahun ini mengalami penurunan, standar nilai secara nasional pun rata-rata 5,4,” ujarnya.
Menurut, Samsul bahwa untuk siswa SMK yang tidak lulus pada dasarnya mencapai nilai standar UN, tapi salah satu nilainya anjlok.
“Nilai Matematika pada siswa tersebut hanya 1,75 sedangkan persyaratannya yakni nilai minimal setiap mata pelajaran 4 dan nilai rata-rata 5,5, meskipun siswa tersebut mencapai Nilai rata-rata 6,1 tetapi dinyatakan tidak lulus,” paparnya.
Sementara itu Kepala SMK I Palopo, Hasan mengatakan bahwa siswa yang tidak lulus tersebut prestasi kesehariannya biasa saja sama seperti rekannya yang lain.
“Cuma karena nasib mungkin belum berpihak pada dirinya, padahal prestasi kesehariannya sama seperti rekannya yang lain, dia juga baik baik saja,” katanya.
Dikatakan Hasan bahwa dirinya tidak bisa berbuat dengan kondisi tersebut. “Saya tidak bisa berbuat apalagi merubahnya karena ini sudah ketentuan nasional, ini juga sudah dibahas melalui rapat dengan panitia ujian,”bebernya.
Amran Amir




