Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Akibat Konvoi Pasca Pengumuman UN, Dua Siswi Tewas Kecelakaan
Hukum

Akibat Konvoi Pasca Pengumuman UN, Dua Siswi Tewas Kecelakaan

Redaksi
Redaksi Published 25 Mei 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Dua Pelajar dari SMA Negeri 1 Bua tewas saat konvoi merayakan kelulusan, di Desa Karang-Karangan, dan Desa Lare-Lare, Kecamatan Bua, sekitar pukul 17.30 wita sore tadi.

Informasi yang dihimpun luwuraya.com, kecelakaan ini terjadi di dua tempat berbeda ini mengakibatkan Yunita Yusuf dan Irnawati tewas. Warga sebenarnya sempat melarikan Yunita ke RS At Medika untuk mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong lagi, sesaat setelah tiba di RS At Medika.

Pihak Rumah Sakit At Medika Palopo saat dikonfirmasi mengatakan bahwa keduanya tak dapat ditolong lagi. Kondisi Irna sudah tidak bernyawa ketika tiba di RS Atmedia, sementara Yunita menghembuskan nafas terakhirnya selang beberapa menit saat tiba di rumah sakit.

Selain kedua korban tewas, satu orang siswa juga dilaporkan dalam kondisi kritis, yakni Arfin. Hingga berita  ini diturunkan, korban belum sadarkan diri. Orang tua korban Rusli, saat ditemui mengatakan bahwa tidak mengetahui dimana tempat anaknya kecelakaan.

“Saya tidak tahu dimana dia kecelakaan, saya hanya ditelpon oleh orang untuk melihat anak saya di sini,”ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Luwu, AKBP Alan G Abast yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden kecelakaan siswa pasca pengumuman UN ini.

Informasi yang diperoleh dari warga di Desa Karang-Karangan menyebutkan pasca pengumuman di SMA Negeri 1 Bua, sekitar ratusan siswa melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya.

“Tadi saya sempat lihat banyak siswa yang terjatuh, tetapi tidak diketahui berapa orang korban, belakang pi baru saya dengar kalau ada yang meninggal,” ujar Syaiful, salah seorang warga di Desa Karang-Karangan.

Amran Amir

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Wakapolres Palopo Ajak Dukung Saberpungli

Budiman Optimis Kafilah Luwu Timur Kembali Raih Juara I Umum

Fraksi PDIP Dorong Skema Ketat untuk Penyertaan Modal PT LTG

Bupati Budiman Tinjau Eks Lahan Kompensasi DAM Karebbe

Randis Wawali Kota Palopo Dirampas Eh, Tergelincir di Lutim

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article DPRD Lutra Terapkan Sistem At-Cos Perjalanan Dinas
Next Article Lagi, Panwaslu Terima Laporan Pemalsuan Tanda Tangan

You Might Also Like

Luwu Timur

Evaluasi Program KKS, Sufriaty Budiman Harap Luwu Timur Jadi Inspirasi Daerah Lain

12 Desember 2021
Politik

Pemberhentian Sah, Pemprov Sulsel Tutup Ruang Keberatan Siddiq BM

10 Juni 2025
Pendidikan

UNCP Pacu Inovasi dan Dedikasi, Raih “The Best Service and Education”

24 Januari 2025
News

Dituding Gelembungkan Suara, KPU Palopo Dilapor ke Panwaslu

29 April 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?