Sesosok mayat pria berkulit hitam ditemukan warga yang tengah memancing di Jl Lingkar, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo sekitar pukul 07.00 Wita, Sabtu (8/6/13). Saat ditemuan, mayatnya dalam kondisi mengapung dengan posisi tengkurap, sementara wajah dan hampir seluruh tubuhnya dikerumini kepiting.
Suari, warga Jl Bitti, Kelurahan Balandai yang ditemi luwuraya.com mengatakan, saat itu dirinya mendengar teriakan orang minta tolong dari Jl Lingkar, saat itu juga Suari langsung mendekati sumber suara tadi, dan ternyata yang minta tolong itu adalah tiga orang pria yang tengah memancing dan menemukan mayat pria di muara Jl Lingkar.
“Saat saya tiba di Jl Lingkar, ternyata orang yang sedang memancing minta tolong untuk dibantu memindahkan mayat tersebut ke pinggir muara,” kata Suarai.
Ditambahkan Suari, saat ditemukan, mayat pria itu memakai baju kotak-kotak warna hitam dan celana jeans pendek. ditubuhnya juga ditemukan sejumlah luka gores di kepala dan wajahnya yang diduga dimakan kepiting dan benturan saat terseret arus.
“Pertama kali mayatnya ditemukan mengapung di bawah jembatan Jl Lingkar, di sana biasanya banyak warga yang datang untuk memancing,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Palopo, AKBP Guntur Tanjung yang mendatangi tempat kejadian mengatakan korban diketahui bernama Nico Demos, warga Jl Kelapa, Kota Palopo. peristiwa kematian Nico diduga karena terpeleset ke laut saat sedang mabuk. Pasalnya, semasa hidupnya, Nico dikenal punya riwayat doyan mabuk-mabukan usai mengkonsumsi minuman keras.
“Dugaan sementara korban terpelset saat mabuk, namun untuk memastikan kebenarannya, kami akan lakukan otopsi di RSUD Sawerigading, jadi belum bisa kami simpulkan penyebab kematiannya,” kata Guntur.(*)
Haswadi




