Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bupati Lutra Dituding Lindungi Koruptor
Hukum

Bupati Lutra Dituding Lindungi Koruptor

Redaksi
Redaksi Published 2 Juli 2013
Share
3 Min Read
SHARE

Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi kembali mendapat sorotan dari sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Barisan Rakyat Menggugat (Baruga) yang menggelar aksi unjuk rasa di Kota Masamba, Senin (1/7/13). Mereka menilai Kabupaten Luwu Utara (Lutra) sudah dijadikan sarang aman bagi para koruptor.

“Kondisi Luwu Utara saat ini sudah tidak memiliki nilai-nilai luhur Wija To Luwu. Sudah tak ada lagi budaya seperti Maseddi Siri. Banyak pejabat yang ada dalam struktur kepimpinan Arifin Junaidi dan Indah Putri Indriani, yang terlibat dalam tindak pidana Korupsi,” kata Ketua Persatuan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara (Pemilar) Rival Pasau dalam orasinya.

Menurutnya, maraknya kasus tindak pidana korupsi yang menyeret kalangan birokrasi di lingkup Pemkab Lutra tak lepas dari sikap kepala daerah yang terkesan tidak bisa menciptakan tatanan birokrasi yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sejumlah fakta membuktikan bahwa kini para pemangku kepentingan sangat tidak mendukung pemberantasan korupsi. Justru dukungan untuk korupsi lahir dari situ.

“Kasus korupsi pembebasan lahan tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Meli yang menyeret Empat Pejabat di birokrasi duduk di kursi pesakitan, salahsatu bukti bahwa Bupati Lutra tidak mendukung pemberantasan korupsi. Justru Bupati memberikan perlindungan dan perlakuan spesial terhadap pejabat terlibat korupsi dengan beri jaminan berupa surat rekomendasi penangguhan penahanan terhadap pejabat-pejabat korup,” ujarnya.

Pada kasus korupsi pembebasan lahan TPAS Meli yang merugikan negara sekitar Rp1,3 miliar, Kejari Masamba menetapkan Enam orang tersangka terdiri dari Empat orang PNS di lingkup Pemkab Lutra dan Dua orang warga yaitu Muslimin dan Kepala Desa Meli, L.Samsir. Sedang kalangan birokrasi adalah, Sekertaris Daerah (Sekda) Lutra, Mujahidin Ibrahim, Bendahara proyek, Eka Wiraswati, PPK dan PPTK proyek, Sahiruddin dan Kabag Pemerintahan Lutra, Agus Sudarmin.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Adam Husain dalam orasinya mendesak pihak Kejari Masamba dalam menangani sejumlah kasus tindak pidana korupsi di Lutra harus berdasarkan dengan asas keadilan dan tidak mengedepankan pilih kasih dalam mengambil sebuah keputusan hukum.

“Penanganan kasus korupsi TPAS Meli terkesan penuh dengan sandiwara ketidakadilan. Sejak ditetapkannya Empat orang pejabat sebagai tersangka dan sampai dijadikan terdakwa, mereka hanya dijadikan tahanan kota. Sementara tersangka lainnya yaitu dua orang warga mendekam dalam jeruji sel tahanan selama ditetapkan sebagai tersangka hingga menjalani persidangan. Dari sini kita bisa lihat Kejari Masamba tidak adil dan pilih kasih dalam memberlakukan hukum di Lutra,” kata Adam.

Arief Abadi 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Husler Serahkan Donasi Untuk Palestina Kepada Tim One Care

114 Penyuluh KB Luwu Timur Meriahkan Jambore PKB/PLKB Se Sulsel di Bantaeng

Malam Resepsi Kenegaraan, Bupati Luwu Timur Launching Proyek Perubahan

Budiman : Anak-Anak Kita Sekarang Bisa Belajar Lebih Tenang

Bupati Budiman Serahkan Sarana Pertanian dan Nelayan dari Program PKPM PT. Vale Indonesia

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ruang Kelas Terbatas, SMA 1 Malili Hanya Terima 315 Siswa Baru
Next Article Jelang Puasa, Pemkab Lutim Gelar Pasar Murah

You Might Also Like

Luwu Timur

Staf Ahli Hukum Harap Stakeholder Terkait Untuk Bersama Menjaga dan Melestarikan Hutan

22 Juni 2023
Metro

Honorer K-2 Ancam Nginap di Kantor Bupati Lutra

26 Februari 2014
Luwu Timur

Husler Berharap Dinas Kearsipan Meningkatkan Prestasinya

4 Maret 2019
Luwu Timur

Buka Rakerda Bangga Kencana, Ini 3 Pesan Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Lutim

16 Juni 2023
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?