Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Korban Kekerasan Polisi Jalani Operasi di RSUD Sawerigading Palopo
Hukum

Korban Kekerasan Polisi Jalani Operasi di RSUD Sawerigading Palopo

Redaksi
Redaksi Published 18 Juli 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Muhammad Saldi, korban tindak kekerasan oleh anggota polisi Polres Palopo, pagi ini menjalani operasi pada bagian matanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Palopo, Kamis (18/07/13). Saldi mengalami luka serisu di bagian wajah dan matanya setelah dipukul menggunakan sebilah bambu oleh seorang pria yang memakai seragam coklat abu-abu di Jl Imam Bonjol, Kota Palopo, Rabu (17/07/13) sekitar pukul 22.00 Wita.

Hamka, seorang keluarga korban kepada luwuraya.com menyebutkan, saat itu Saldi baru pulang usai menjalankan shalat taraweh di Masjid Agung, bermaksud pulang ke rumahnya di Balandai, saat melintas di Jl Imam Bonjol ada sekumpulan anak muda yang tengah melakukan balapan liar, Saldi mampir sejenak untuk menonton, berselang beberapa menit datang polisi membubarkan balapan liar tersebut.

“Setelah balapan liar selesai, Saldi melanjutkan perjalanannya menuj Balandai, tiba-tiba dia dipukul pakai bambu oleh seorang pria yang menggunakan seragam polisi,” kata Hamka menjelaskan keterangan Saldi beberapa saat setelah melaporkan kejadian tersebut di keluarganya tadi malam.

Rencananya, setelah Saldi menjalani Saldi, Hamka bersama beberapa orang keluarganya akan melaporkan peristiwa tersebut ke Unit Pelayanan Pengaduan dan Penegakkan Disiplin (P3D) Polres Palopo.

Kapolres Palopo, AKBP Muhammad Guntur Tanjung yang dikonfirmasi via telepon selularnya belum memberikan tanggapan apapun terkait dugaan kekerasan yang dilakukan bawahannya. sejumlah praktisi hukum di Kota Palopo juga menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan Polisi. (*)

Haswadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Naili, Pilihan Rasional untuk Menggantikan Trisal Tahir di PSU Palopo

Hindari Sweeping, Puluhan Pengendara Sembunyi di Rumah Warga

GMKI Palopo Galang Dana untuk Korban Sinabung

Banjir Genangi Kota Palopo

Sejumlah Aktifis Datangi Kantor Panwaslu Palopo

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Disangka Ikut Balapan Liar, Seorang Siswa SMA Dipukuli Polisi
Next Article Polres Luwu Libatkan TNI-AD Kawal Penetapan Pasangan Calon Bupati Luwu

You Might Also Like

Hukum

Hatta Buka Bersama di Rutan Masamba

2 Agustus 2013
Politik

Melihat Peluang Pemungutan Suara Ulang di Palopo: Menilik Sampel Kasus Daerah Lain di MK

25 Januari 2025
News

Malam Nanti, KPU Palopo Gelar Doa Bersama

8 April 2014
Metro

Pesan Damai Wali Kota Palopo di HUT ke-73 Jemaat Maranatha Pattene

2 November 2019
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?