Supriyadin alias bapaknya Dian bersama lima orang anggota keluarganya yang terdiri dari istri dan anak-anaknya nyaris tewas terbakar setelah api membakar rumahnya, yang terletak di Dusun Sabamparu, Desa Cilallang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Selasa (23/07/13) sekitar pukul 14.30 Wita.
Kebakaran yang menghanguskan setengah badan rumah milik Supriyadin ini terjadi saat dirinya bersama lima anggota keluarganya terlelap tidur di rumahnya, kebakaran baru diketahuinya setelah mertuanya pulang dari kebun dan melihat api sudah melalap atap rumah yang terbuat dari rumbia.
“Saya langsung bangun dan menuju dapur dan langsung membuang keluar rumah tabung gas yang terpasang di kompor, saya takut akan meledak,” kata Supriyadin yang ditemui luwuraya.com usai membantu memadamkan api.
Supriyadin mengakui tidak mengetahui asal api yang menyebabkan rumahnya terbakar, menurutnya, sebelum kejadian itu, tidak aktifitas apapun dalam rumah karena sedang menjalankan ibadah puasa.
“Tidak ada yang memasak, kami semua tertidur, sumber api kami perkirakan dari belakang rumah, mungkin ada tetangga yang membakar sampah di belakang rumha dan apinya menjalar ke atap rumahku,” ujarnya.
Untuk memadamkan api, warga dan tetangga Supriyadin menyirami api dengan air dengan menggunakan ember, tak lama berselang, dua unit mobilo pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, api dapat dikuasai sekitar 10 menit kemudian.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian yang diderita Supriyadin ditaksir puluhan juta rupiah. Untuk sementara Supriyadin dan keluarganya mengungsi di rumah tetangganya.(*)
Haswadi




