Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Nursalam Syamsuddin mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap daging jelang lebaran dipastikan cukup tinggi. Untuk itu DPRD meminta kepada Pemkab Lutra bisa menjaga ketersediaan pasokan daging sapi di sejumlah pasar tradisional.
“Biasanya, jelang lebaran peningkatan permintaan terhadap daging cukup tinggi bila dibandingkan dengan hari biasanya. Moment ini dimanfaatkan sejumlah pedagang menaikkan harga,” kata Nursalam, Jumat (2/8/13).
Menurutnya, masalah ini bisa terjadi pada H-7 lebaran. Apabila terjadi lonjakan harga, salahsatu solusi yang ditawarkan adalah menarik sapi jantan bantuan kepada kelompok tani untuk dipotong.
“Langkah ini dapat dilakukan untuk tetap menstabilkan harga daging sapi di pasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Lutra, Widhi Pranoto Projo mengatakan stok daging sapi di Lutra hingga saat ini masih aman hingga lebaran.
Ketersedian sapi potong masih mencapai 350 ekor di 12 kecamatan di Lutra. Sapi potong ini tersedia di tingkat petani. Memang sisanya saat hari lebaran terdapat 100 ekor yang dipotong setiap hari,” kata Widhi.
Menurutnya stok sapi di Lutra sangat banyak, sebab Lutra sumber bibit sapi sehingga perkembangan populasinya cukup besar dan mencapai sekitar 24.925 ekor.
“Untuk sapi belum dewasa ada sekitar 3000 ekor serta yang sudah dewasa sekitar 12.000 ekor. Adapun yang jantan sekitar 6.716 ekor sedang yang betina sekitar 18.209 ekor,” ujarnya.
Arief Abadi




