Daftar tunggu Jemaah Calon Haji (JCH) kabupaten Luwu Timur saat ini mencapai 1.915 orang dan akan habis diberangkatkan hingga tahun 2026 mendatang.
“Jumlah daftar tunggu saat ini mencapai 1.915 jemaah dan baru akan habis diberangkatkan hingga tahun 2.026 atau 13 tahun mendatang” ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Lutim, H Usman dalam laporannya saat pelatihan bimbingan manasik haji 1434 H 2013 di Aula Kantor Kemenag Lutim, Selasa (13/08/13) pagi tadi.
Usman melanjutkan, keinginan umat Islam di Kabupaten Lutim untuk menunaikan ibadah haji memang terus meningkat. Meski sudah mengetahui daftar tunggu sangat banyak, namun hal itu tidak menyurutkan niat masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai calon haji.
“Saat ini jumlah pendaftaran haji mencapai 2.026 dengan kuota tahun ini mencapai 155 jamaah. Namun karena ada pengurangan sebesar 20 persen oleh Pemerintah Arab Saudi, sehingga daftar tunda tahun ini sebanyak 31 orang jamaah sementara dari 125 orang CJH diantaranya 49 laki-laki ditambah satu orang petugas Tenaga Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan jemaah perempuan sebanyak 75 orang,” ungkap Usman.
Menurut Usman, Jemaah Calon Haji (JCH) tertinggi tahun ini berasal dari kecamatan Malili sebanyak 38 jamaah, disusul Wotu 26 jamaah, kemudian Towuti 21 jemaah, selanjutnya kecamatan Tomoni sebanyak 10 Jamaah, Mangkutana dan Angkona masing-masing 8 jamaah, Nuha 7 jamaah, Wasuponda 6 jamaah, Kalaena satu jamaah, dan untuk Burau dan Tomoni Timur tidak ada jamaah yang diberangkatkan.
Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma mengatakan perbaikan penyelenggaraan haji terus dilakukan, Bimbingan manasik haji ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan pada JCH agar dapat memahami secara sempurna ilmu manasik haji dan prosedur pelaksanaan ibadah haji.
“Para JCH menjaga silaturahmi antara sesama jamaah dan senantiasa menjaga kondisi fisiknya mengingat rencana keberangkatan dijadwalkan september mendatang. Tetap jaga silaturahmi dan persiapkan fisik untuk mengikuti seluruh prosesi ibadah haji,” ungkap Hatta.
Alpian Alwi




