Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pemkot Palopo Tetapkan KLB Wabah Rabies
Metro

Pemkot Palopo Tetapkan KLB Wabah Rabies

Redaksi
Redaksi Published 14 Agustus 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Mulai merebaknya wabah penyakit anjing gila atau rabies dalam beberapa bulan terakhir di Kota Palopo, membuat pemerintah setempat segera melakukan tindakan pencegahan. Tindakan pencegahan itu yakni berupa vaksinasi dan eliminasi hewan peliharaan yang rawan menyebarkan wabah rabies tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada bulan Agustus ini sudah ada 12 kasus di masyarakat yang digigit anjing berpotensi Rabies, dan sejak Januari hingga Maret 2013, keseluruhannya sudah ada 86 kasus.

“Kasus paling banyak adalah pada bulan Maret lalu. Korbannya juga termasuk salah seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palopo yang berjaga di Rujab Wakil Wali Kota Palopo, hal ini membuat kita harus bertindak cepat dalam penaggulangannya,” ujar Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin saat menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan penyakit Hewan Menular, di Kantor Dinas Pertanian dan peternakan (Dispernak) Kota Palopo, Selasa (13/8/13).

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

Menurutnya, persoalan penyakit hewan menular ini sangat penting, apalagi ini menyangkut hewan peliharaan, kita berharap pada tahap sosialisasi nantinya dapat maksimal,” ungkap Akhmad.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palopo Mas Jaya, pada kesempatan itu menjelaskan bahwa penyelenggaraan Rakor kali ini terkait adanya kasus penyerangan Anjing Gila yang berpotensi rabies di Kota Palopo. Dan penyerangan itu dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB) karena korban dalam 1 bulan sudah berada di atas lima orang.

“Ini sudah termasuk KLB, karena korban sudah diatas lima orang dalam sebulan terakhir, sehingga segera dilakukan penanggulangan,” jelasnya.

Penanggulangan yang dimaksud berupa vaksinasi dan eliminasi kepada hewan piaraan dan melakukan penertiban terhadap hewan liar.

Haris

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 940 Berkas K-2 Lutim Dikirim ke Kemenpan-RB
Next Article Polisi Amankan Empat Unit Motor Curian

Rekomendasi Berita lainnya

Sport

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

18 April 2026
Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?