Untuk memantapkan pengawasan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014 mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Data Pemilih dengan seluruh jajarannya di Hotel Mulia Indah, Sabtu, (21/09/13) kemarin.
Ketua Pawaslu Kota Palopo, Hisma Kahman mengatakan selain untuk pemutakhiran data, Rakor tersebut juga merupakan instruksi langsung dari Bawaslu agar dilakukan pemutakhiran data pemilih pemilu 2014.
“Pemutakhiran data pemilih memang selalu ada kendala, dan bukan hanya di Kota Palopo,” kata Hisma.
Menurutnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga menginstruksikan semua Panwaslu untuk menganulir data pemilih yang sudah diplenokan.
“Untuk Kota Palopo, ada lima Kecamatan yang di anggap bermasalah, diantaranya , Wara Timur, Wara Selatan, Wara Utara, Telluwanua, dan Kecamatan Cendana. Nah lima kecamatan ini diduga mengalami pertambahan data pemilih di bawah batas kewajaran,” ujarnya.
Hisma menambahkan, tahapan yang paling krusial dalam pelaksanaan pemilu adalah penetapan daftar pemilih, yang akan berimbas pada hasil penghitungan suara.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Sudirman Lau mengaharpkan agar Panwaslu Kota Palopo mengantisipasi sejak dini terhadap hal yang dapat menimbulkan gejolak.
“Ciptakan Pemilu yang damai dan kondusif merupakan tanggungjawab kita semua,” kata Sudirman.(*)
Haris Abdullah




