Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Batara Guru kembali melakukan penamatan atau mewisuda sebanyak 203 orang tenaga kesehatan yang berlangsung di Gedung Ontae luwu, Sorowako Kecamatan Nuha, Sabtu (12/10/13).
Dari 203 orang tersebut masing-masing 115 orang Strata satu (S1) dan 88 orang Diploma Tiga (D3) Kebidanan. Wisuda kali ini adalah merupakan wisuda ke dua sejak didirikannya perguruan tinggi ini.
Ketua Yayasan Stikes Batara Guru Kabupaten Luwu Timur, Sartian Umar mengatakan saat ini Stikes Batara Guru telah melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dalam rangka meningkatkan pendayagunaan lulusan di berbagai rumah sakit dengan melalui proses rekruitmen lulusan yang dilaksanakan sebelum wisuda antara lain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwu Timur, RSUD Luwu Utara dan RSUD Kota Pare Pare serta beberapa rumah sakit lainnya di Kota Makassar.
“wisuda ini juga sudah melewati proses dengan menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah (dirjen Dikti),” ungkap Sartian.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Zabur mengatakan kegiatan wisuda merupakan peristiwa penting dalam kehidupan akademik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Batara Guru. Wisuda ini bukanlah momentum akhir dalam proses belajar mengajar akan tetapi harus dijadikan sebagai titik awal dan pendorong motivasi bagi para wisudawan untuk terus melakukan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dimana, kapan dan dengan siapa saja sehingga pada akhirnya menjadi orang yang bermanfaat.
“lulusnya 203 para tenaga kesehatan ini merupakan angin segar bagi intansi pemerintahan maupun swasta dalam kebutuhan tenaga kesehatan dibidang kebidanan dan keperawatan, sebab tenaga kesehatan di Luwu Timur masih minim sekali,” ungkap Zabur.
Usai Prosesi Wisuda Asisten Administrasi Umum M. Zabur memberikan hadiah kepada wisudawan wisudawati yang berprestasi memiliki Indeks Prestasi yang terbaik didampingi Ketua Yayasan Stikes Batara Guru dan Kepala Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Selatan. Sementara lulusan terbaik Program studi S1 Keperawatan antara lain, Armawati Abidin S. Kep dengan IPK, 3,82, Herlina Bada, S. Kep, 3,77 dan Afriza Muhammad Nurroib, S. Kep, 3,75 sementara untuk lulusan Program Studi D3 Kebidanan yakni, Sitti Saidah Nengsih,AM.Keb dengan IPK, 3,54, Dewi Sawitri A.M.Keb, 3,52.(*)
Alpian Alwi




