Puluhan aktivis Kota Palopo dari Serikat Rakyat Miskin Demokratik (SRMD), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Himpunan Mahasiswa Basse Sang Tempe (HAM BASTEM), Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi (IMWAL) dan Partai Rakyat Pekerja (PRP) yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Palopo (ALPA) menggelar aksi longmarch memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke- 85 tahun ini (1928- 2013) ALPA mendeklarasikan dukungan mereka terhadap rencana aksi mogok nasional (Monas) kaum buruh Indonesia yang rencana akan dilaksanakan oleh mayoritas buruh se-Indonesia pada tanggal 30, 31 oktober hingga 1 november 2013 mendatang.
Pantauan luwuraya.com, ALPA memulai aksinya sekitar pukul 10.00 Wita di lampu merah perapatan jalan DR Ratulang- Imam Bonjol tepatnya di depan Warkop Dinasti.
Setelah berorasi sekitar 20 menit di depan Warkop Dinasti puluhan massa ini kemudian melakukan long march sepanjang jalan DR Ratulangi menuju lampu merah di depan Kampus 2 Universitas Andi Djemma (UNANDA) sambil membagikan selebaran pernyataan sikap mereka kepada para pengguna jalan yang melintas di jalan yang mereka lalui saat longmarch.
Selain mendeklarasikan dukungan mereka terhadap rencana Monas kaum buruh Indonesia, ALPA juga mengajukan tiga point tuntutan diantaranya, pertama menuntut agar pemerintah segera menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2014 mendatang sebesar 50 persen di seluruh provinsi, kedua menuntut Presiden SBY untuk segera mencabut Inpres No 9 Tahun 2013 yang baru diterbitkan oleh SBY pada tanggal 27 september 2013, dan ketiga mendesak pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Palopo untuk segera membatalkan niatnya yang bermaksud menaikkan tarif PDAM Palopo pada awal tahun 2014 mendatang.
Rls/Asdhar




