Ketegangan terjadi di Belopa Kabupaten Luwu, Kamis (31/10/13) malam tadi. Sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya terlibat keributan dengan petugas gabungan dari Kepolisian, dan TNI. Belum diketahui pasti apa motif dibalik keributan itu.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat sekelompok pemuda melakukan aksi bakar ban di depan pasar Belopa sekitar pukul 21.30 Wita. Selain aksi bakar ban, kelompok pemuda yang diduga sedang dalam kondisi masuk itu juga berteriak-teriak sehingga membuat warga dan pengguna jalan yang melintas resah.
Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan dari kepolisian dan TNi pun turun ke lokasi, sayangnya ketika akan diamankan, petugas mendapatkan perlawanan dari kelompok pemuda tersebut dengan lemparan batu.
Bahkan, informasi dari sejumlah saksi mata, para pemuda mabuk itu pun mengancam akan membakar pasar Belopa. Sempat terjadi aksi saling kejar-kejaran antara petugas dengan para pemuda tersebut. Akhirnya, lima orang berhasil diringkus petugas dan langsung diamakan di Mapolres Luwu.
“Tidak tahu kenapa, mereka langsung bakar ban di depan pasar Belopa dan berteriak-teriak, mereka juga lempari polisi dengan batu,” ujar Syam, salah seorang warga yang dihubungi lewat telepon selulernya.
Belum diketahui pasti apa motif dibalik aksi tersebut, meski ada isu yang menyebutkan jika aksi itu dilakukan terkait kekecewaan atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI yang menolak gugatan salah satu Calon Bupati Luwu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus ini.
Asdhar




