Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » FSPBI Lutim Desak Komnas HAM Tangani Kasus Tembak Mati di Luwu
News

FSPBI Lutim Desak Komnas HAM Tangani Kasus Tembak Mati di Luwu

Redaksi
Redaksi Published 13 November 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) Kabupaten Luwu Timur mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) agar menangani insiden di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang mengakibatkan banyaknya masyarakat yang terluka dan bahkan meninggal dunia akibat tertembak oleh aparat keamanan, Selasa (12/11/13) kemarin.

Ketua FSPBI Kabupaten Luwu Timur, Saharuddin mengatakan pembubaran paksa yang dilakukan oleh aparat keamanan kepada para demonstran yang menuntut terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah sehingga mengakibatkan jatuhnya korban luka-luka dan meninggal dunia dari pihak demonstran perlu ditangani khusus oleh Komnas HAM.

“Kami mendesak Komnas HAM agar segera menagani kasus ini dengan serius dan mendesak Kapolri RI untuk bertanggung jawab ,” ungkap Saharuddin.

Menurutnya, penanganan demonstrasi harus memiliki Standar Operasional Prosedur  (SOP) tersendiri. Oleh karena itu, tindakan yang dilakukan oleh aparat kemarin  sangat menyalahi SOP.

“Senjata dibeli oleh Negara dengan memakai uang rakyat dengan harapan mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia (RI) bukan digunakan untuk menembak rakyat. Para demonstran juga bukan teroris yang mesti dibubarkan dengan peluru tajam dan ditembak mati,” ungkap Saharuddin. (*)

Alpian Alwi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Koalisi Ornop Lutim Desak Kapolri Bentuk Tim Investigasi Penembakan di Luwu

Dicari, 25 Peserta Publik Speaking Skill… Apakah Anda?

Jihadin Paruge Apresiasi Peresmian Gedung Peasa Aroa: Simbol Kemajuan Pendidikan

Anshar: Hanya Orang Buta Yang Tak Melihat Pembangunan Dimasa Basmin

Andi Fauziah Sosialisasikan Empat Pilar Di Lutim

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Anggota DPRD Luwu Minta Polisi Perlakukan Tahanan Bentrok Walenrang dengan Baik
Next Article Kecewa Tidak Diberi Proyek, Baliho Caleg Milik Putri Bupati Lutim Dirusak

You Might Also Like

Politik

Andi Fauziah Sosialisasi Empat Pilar

9 September 2018
Metro

Bupati Lutim Umumkan Hadiah Umrah untuk ASN Istiqamah Shalat Berjamaah

24 Mei 2025
Ekonomi

Satpol PP Tertibkan Pengecer BBM Disekitar SPBU

6 Januari 2015
Ekonomi

Pansus DPRD Lutim Pelajari Tata Kelola BUMD di Kukar, Fokus pada Penyertaan Modal Daerah

25 Oktober 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?