Koalisi Organisasi Non Pemerintah (Ornop) Kabupaten Luwu Timur yang tergabung dalam Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lutim, Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI), LSM Generasi Reformasi Sulawesi Selatan, Mahasiwa Stikes Batara Guru, LPA Wanaraya, LPA Kars dan Pemuda Ansor mendesak kepada Kapolri agar segera membentuk tim investigasi kasus penembakan di Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu.
Desakan tersebut disampaikan pada dialog yang diselenggarakan di Warung Kopi (Warkop) Bintang Kecamatan Tomoni, Jum’at ( 15/11/13) malam tadi dengan tema ” Meneropong terkait dengan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah”
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Nur dalam dialog tersebut memberikan dukungan kepada mahasiswa dan masyarakat Walenrang dan Lamasi (Walmas) terkait dengan upaya pembentukan Kabupaten Luwu Tengah. Selain memberikan dukungan, Cicik sapaan akrab Muhammad Nur juga medesak kepada Kapolri agar segera membetuk tim investigasi penembakan di Walenrang Kabupaten Luwu yang mengakibatkan jatuhnya korban luka-luka dan bahkan meninggal dunia.
“kami mendukung perjuangan mahasiswa dan masyarakat walmas terkait dengan pembentukan Luwu Tengah dan mendesak Kaporli untuk segera membentuk tim investigasi sekaitan dengan jatuhnya korban jiwa akibat penembakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian pada waktu pembubaran paksa,” ungkap Nur.
Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) Kabupaten Luwu Timur, Saharuddin juga mendesak kepada pihak kepolisian untuk segera membebaskan mahasiswa dan masyarakat yang masih ditahan hingga hari ini.
“koalisi Ornop Luwu Timur ini juga menyiapkan pengacara untuk keluarga korban yang meninggal dunia dan yang di tahan saat ini apabila di butuhkan,” ungkap Saharuddin. (*)




