Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » 2015, Petani Kakao Ditarget Sudah Hasilkan Panen 1,5 Ton Perhekar
Ekonomi

2015, Petani Kakao Ditarget Sudah Hasilkan Panen 1,5 Ton Perhekar

Redaksi
Redaksi Published 18 Desember 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Swisscontact bekerjasama dengan Mars Inc, melalui program Mars Cocoa Sustainability Initiative – Sustainable Cocoa Production Program (MCSI-SCPP) menggelar pertemuan pembentukan Forum Kakao Luwu Raya yang digelar di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, siang tadi.

Dalam pertemuan itu, digagas tentang penguatan manajemen stakeholder dan jaringan platform kakao se-Luwu Raya. External Relation Manager MARS Inc, Sari Nurlan menuturkan pendirian dan promosi Forum Kakao Luwu Raya sangat penting sebagai sarana penghubung antara para pemangku kepentingan kakao di Luwu Raya dengan jaringan kakao nasional seperti CSP (kemitraan Kakao Lestari Nasional) di Makassar dan jaringan internasional.

Sementara itu, Regional Manager SCPP-Swisscontact wilayah Sulawesi, Suharman mengatakan Program SCPP-MCSI ini bertujuan untuk menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah lapang demi terwujudnya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan khususnya petani kakao usaha kecil.

“Ditargetkan sampai dengan akhir proyek Desember 2015,  8.000 petani di Luwu Raya yang dilatih mampu menghasilkan rata-rata 1,5 ton per hektar dari rata-rata saat ini 600 kg per hektar,” ungkap Suharman.

Dalam kegiatan itu, dibahas sejumlah isu terkait pengembangan kakao dan prospek industri makanan dan minuman yang terbuat dari coklat serta pengangkatan struktur kepengurusan Forum Kakao Luwu Raya. (rls)

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PT Vale Gelar Media Training untuk Perkuat Pemberitaan Isu Pertambangan

DPRD Luwu Timur Minta PT Vale Lanjutkan Recovery Pasca Kebocoran Pipa Minyak

Ayo Berinvestasi di Lutra dengan Kemudahan Layanan Perizinan

Luwu Raya Jadi Fokus Investasi Sulsel, Kabupaten Luwu dan Lutim Masuk Tiga Besar

Perketat Penyaluran Comdev, PT Vale Bekali Tim Monitoring

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Dirjen Pemasyarakatan Sebut Lapas Palopo tidak Over Kapasitas
Next Article Prihatin, Nama Rumput Laut Palopo Dicaplok Daerah Lain

You Might Also Like

Ekonomi

BUMD Luwu Timur Perluas Portofolio, Kini Rambah Infrastruktur Maritim

26 September 2025
Ekonomi

Pospera Ingatkan Bahaya Kebocoran Pipa PT Vale terhadap Danau Towuti

24 Agustus 2025
Ekonomi

Peringkat Kinerja BUMD Air Minum di Luwu Raya: Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur Sehat, Luwu Kurang Sehat

3 Maret 2025
Ekonomi

PT Vale Dukung Optimalisasi Aset Daerah, Serahkan Terminal, Pasar, hingga Camp Malili

27 Februari 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?