Sebuah kendaraan dinas yang diketahui milik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Toraja Utara dibakar massa di Desa Lagego, Kecamatan Buarau, kabupaten Luwu Timur, Jumat (31/1/14) sekitar pukul 22.00 Wita. Ironisnya, kejadian ini terjadi sekitar 100 meter dari Mapolsek Burau.
Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula sekitar pukul 21.00 Wita saat mobil Toyota Hilux dengan Nomor Polisi DP 8004 K yang dikemudikan langsung oleh Kepala Bakesbang Toraja Utara, Antonius Sampetoding ini tengah melintas dari arah Malili menuju ke Palopo.
Saat berada di depan Lapangan Desa Lagego, sebuah sepeda motor Suzuki Satria dengan nopol DD 4612 RL, yang dikendarai oleh Hery tiba-tiba melintas dan tabrakan tidak terhindarkan. Akibat kejadian ini, Hery dan rekannya Awal dilarikan ke RSUD I La Galigo untuk menjalani perawatan akibat luka patah tulang serius pada kaki. Sementara Antonius dan sejumlah penumpangnya, langsung diamankan ke Mapolres Luwu Timur, di Malili.
Keluarga korban dan warga yang tiba di lokasi sekitar sejam kemudian pun meluapkan amarahnya karena hanya mendapati mobil berplat merah itu teronggok di tepi jalan. Sebagian massa yang membawa parang pun dengan emosi merusak mobil dan melempari dengan batu. Tidak puas sampai disitu, warga pun membakar mobil milik Pemkab Toraja Utara itu.
Kapolsek Burau, AKP Hariadi Supiar yang dikonfirmasi wartawan melalui via telepon, Sabtu (01/02/14) mengatakan pembakaran yang dilakukan oleh massa ini dilakukan satu jam pasca kecelakaan. “Warga datang sekitar satu jam kemudian, beruntung Kepala Bakesbangpol Toraja Utara yang mengendarai langsung mobil itu sudah diamankan lebih dahulu.
“Polisi yang ada di lokasi tidak bisa berbuat banyak karena jumlah massa terlalu banyak,” ungkap Hariadi.
Sementara itu, Kepala Kesatuan (Kasat) Lantas Polres Luwu Timur, AKP Muhammad Saleh mengatakan pengemudi kendaraan dinas ini sudah diamankan di Mapolres Luwu Timur untuk dimintai keterangan. Sementara dua korban pengendara motor ini yakni Awal dan Heri warga Kecamatan Burau telah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu dikarenakan luka patah pada bagian kaki kanan.
Mantan Kasat Lantas Luwu Utara ini menceritakan, saat itu mobil ditumpangi puluhan orang yang datang melakukan rekreasi disalah satu objek wisata di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha. Disaat hendak kembali ke kampung halaman di Toraja Utara, kendaraan tersebut tiba-tiba menabrak motor Suzuki Satria bernomor polisi DD 4612 RL yang dikendarai oleh dua orang pemuda dari kecamatan Burau.




