Nasib naas dialami oleh Yulius Tandi, yang merupakan Kepala Sekolah (kasek) SD Negeri Lambu-Lambu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Dirinya mengalami luka pada bagian kepala karena dipukuli oleh salah seorang pemuda, Allu, yang juga adalah putra dari Kepala Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Yulius yang saat itu tengah mengendarai mobil, hendak berkunjung ke rumah salah seorang kerabatnya di Perumahan BTN Campae, Desa Bawalipu. Namun, secara tak disengaja, ketika hendak membelokkan mobilnya, dirinya tidak melihat tumpukan barang milik Allu yang disimpan di tepi jalandan menyenggolnya. Saat itu, Allu tengah menunggu bus tujuan Makassar.
“Saya tidak sengaja menyenggol barangnya pak dan saya juga beritikad baik untuk meminta maaf tetapi tiba-tiba pemuda itu langsung memukuli saya,” ungkap Yulius yang saat kejadian tidak mengetahui jika pemuda yang memukulnya itu adalah putra Kepala Desa Bawalipu.
Menurutnya, usai kejadian tersebut dirinya bersama keluarga langsung melakukan visum ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu dan mengadukan kejadian ini ke Kantor Kepolisian setempat.
“Saya juga sudah mengadukan kejadian ini ke pihak kepolisian sektor Wotu,” ungkap Yulius.
Sementara itu, Kapolsek Wotu, AKP Patajai yang dihubungi wartawan via telepon, Sabtu (01/02/14) pagi ini membenarkan adanya aduan dari salah seorang Kepala Sekolah (Kepsek). Menurutnya, saat ini pihak kepolisian sudah mengambil keterangan korban untuk dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Kami akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku,” ungkap Patajai. (*)




