Situasi di perbatasan desa Rompu, dan Desa Laba di Kecamatan masamba, memanas. Hal itu dilator belakangi oleh tewasnya seorang warga Laba yang dikeroyok oleh sekelompok pemuda di Desa Rompu, Senin (7/4/14) sekitar pukul 19.30 Wita.
Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat Ropu (28) warga Desa Lama, yang sedang dalam perjalanan ke rumah istrinya di Desa Rompu., Saat berada di perbatasan kedua desa itu, Ropu yang mengendarai sepeda motor dilempari batu oleh sekelompok pemuda yang sedang duduk di tepi jalan.
Ropu yang merasa dilempari batu pun menghentikan motornya. Namun naas, kelompok pemuda yang melihat Ropu turun dari motor merasa ditantang, dan langsung mengeroyok korban hingga tewas. Saat kejadian, terdapat seorang saksi yang merupakan warga Desa Rompu yang berupaya melerai dan menolong korban, namun juga jadi korban keberingasan pelaku. Saksi yang masih dirahasiakan identitasnya oleh kepolisian itu pun menjadi korban kekerasan, sebab di bagian tangannya terdapat luka sabetan senjata tajam yang mengharunya dirinya dirawat di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Muhlis yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Menurutnya, kejadian ini diduga dilator belakangi oleh dendam lama, karena kedua desa ini sudah lama dikenal kerap berkonflik.
Menurutnya, pihak kepolisian sudah mengantongi sejumlah nama pelaku dan sedang melakukan pengejaran. Pengejaran itu dilakukan menyusul keterangan saksi mata yang juga iktu menjadi korban dalam insiden ini. “Untuk sementara nama saksi kami masih rahasiakan demi keamanan dirinya dan keluarganya,” tegas Muhlis.
Pantauan luwuraya.com, situasi di kedua desa saat ini measih menanas. Meski terlihat warga tetap melakukan aktifitasnya secara normal, namun ketakutan terlihat jelas dari pengakuan sejumlah warga. Mereka khawatir jika kasus pembunuhan itu akan menyebabkan keributan antar dua desa tersebut.
Untuk menjaga situasi keamanan, pihak kepolisian sudah mengerahkan sejumlah petugas yang dibantu dari personel Satuan Brimob Baebunta untuk mengamankan kedua desa.
Sementara itu, ratusan pelayat datang menghadiri pemakaman jenazah Ropu di Desa Laba, kecamatan Masamba, Selasa (8/4/14) siang tadi. Korban dimakamkan di dekat kediamannya di desa tersebut.
Ketua DPRD Luwu Utara, Basir mendesak kepada petugas keamanan untuk menindak tegas pihak-pihak yang ingin memancing suasana di Kabupaten Luwu Utara, terutama di Desa Rompu Lama, terlebih lagi saat ini jelang pelaksanaan Pemilu 2014. “Kepolisian harus bertindak cepat untuk meredam situasi, jangan ada lagi aksi-aksi balasan, terutama besok adalah pelaskanaan pemilihan umum, semoga tidak ada gangguan berarti,” ujarnya.




