Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur akhirnya menyikapi persoalan yang terjadi di Puskesmas Wasuponda beberapa hari yang lalu dengan membentuk tim investigasi dan evaluasi.
Mesti pemerintah kecamatan Wasuponda melalui Camat, Awaluddin Anwar sudah melakukan langkah mempertemukan antara orang tua korban, pihak puskesmas dan tokoh masyarakat dikantor camat Wasuponda, Rabu (16/04/14) kemarin, Pemerintah Daerah (Pemda) pun juga tidak tinggal diam sehingga membentuk tim investigasi dan evaluasi. Sementara hari ini, Kamis (17/04/14) tim tersebut turun melakukan investigasi dan evaluasi kasus tersebut.
Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/04/14) mengatakan jika pemerintah daerah sudah membentuk tim melalui dinas terkait untuk melakukan evaluasi dan investigasi terkait kasus dugaan pelayanan buruk yang berujung meninggalnya bayi imature tersebut. Oleh karena itu, hasil dari evaluasi nantinya akan langsung dilaporkan ke pimpinan.
“Kita lihat saja apa hasil dari tim dari dinas terkait karena saat ini tim tersebut sudah turun melakukan evaluasi dan investigasi dipuskesmas Wasuponda, nantinya hasil itu akan dilaporkan kepimpinan,” ungkap Bahri.
Sebelumnya, kasus ini mencuat dengan meninggalnya bayi imature beberapa hari yang lalu di puskesmas Wasuponda yang diduga terjadi akibat pelayanan buruk serta diduga tidak sesuai standard operating procedure (SOP) dalam menangani pasiennya. (*)




