Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Burau Kabupaten Luwu Timur ditunjuk mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional, setelah sebelumnya SMPN 3 Burau ditetapkan menjadi Juara pertama tingkat Provinsi.
Tim Penilai Lomba LSS Tingkat Nasional akhirnya tiba di SMPN 3 Burau, Selasa (20/05) kemarin. Tim yang berjumlah lima orang ini di pimpin Syaefuddin yang berasal dari Kemendikbud bersama Nadia Mukhlisa dan Syahrir. Sementara dua tim lainnya yakni Agus Umar berasal dariv Kemenag dan Zakia dari Kemenkes. Kedatangan rombongan ini juga didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Keluarga Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Hj Kurnia.
Ketua Tim Penilai, Syaefuddin mengatakan kegiatan lomba sekolah sehat yang difokuskan pada program UKS tidak hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler tetapi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar di sekolah dan madrasah.
“Harapan kita, program UKS yang dikembangkan disekolah dapat menjadi progam yang bernilai strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya.
Ia menambahkan, pada tahun ini kami menerapkan dua kategori dalam pemenang lomba sekolah sehat yakni Kinerja Terbaik (Best Performance) dan Pengupayaan Terbaik (Best Achievment). Penerapan dua kategori ini ditujukan untuk mengakomodir sekolah yang ada diperkotaan dan dipedesaan.
“Sekolah diperkotaaan sarana dan prasarananya sudah sangat baik makanya di nilai berdasarkan kategori best performance sedangkan sekolah dipedesaan dinilai berdasarkan best achievment terkait upaya dan keinginannya untuk menerapkan sekolah sehat,” jelasnya.
Mewakili Bupati, Asisten Pemerintahan Syahidin Halun mengatakan sejak awal, sekolah ini memang telah berupaya maksimal untuk mengimplementasikan nilai dan semangat UKS dengan . membangun kebiasaan-kebiasaan sehat di lingkungan sekolah.
“Program kesehatan di SMP Negeri 3 Burau adalah sesuatu yang apa adanya. Namun, kami siap menerima hasil penilaian apapun, termasuk saran dan masukan yang kami perlukan untuk terus membangun lingkungan sekolah yang sehat di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Luwu Timur,” kunci Syahidin.




