Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Luwu Utara, Muhtar Jaya menyebutkan jika proyek Penunjukan Langsung (PL) ditentukan oleh pimpinan daerah. Menurutnya, dirinya hanya menunggu perintah kepada siapa proyek ini diberikan.
“Proyek PL tersebut ada sama Bupati, tergantung beliau siapa yang nantinya akan diberikan sementara saya tinggal menunggu intruksi dari beliau saja,” ungkap Muhtar.
Selain itu kata Muhtar, nama-nama yang akan mendapatkan proyek tersebut sudah tercantum dan tidak akan lagi berubah agar pembagian serta pekerjaan nantinya sangat mudah dikontrol.
“Bupati sudah mencantumkan nama-nama yang mendapat proyek dan tidak dapat diubah,sehingga nantinya gampang untuk mengontrol pembagiannya,” ungkap Muhtar.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masamba Affair Center (MAC), Amordi mengatakan jika beberapa Kadis juga ikut bermain dalam proyek PL ini dengan melibatkan keluarga dekatnya meskipun mereka penerima PL tersebut tidak mengetahui secara teknis tentang proyek.
“Kadis juga sudah mengkondisikan proyek penunjukan langsung kepada keluarganya baik itu saudara jauh dari daerah ini dipanggil untuk datang kerja proyek, bahkan ada yang sama sekali tidak tahu menahu tentang proyek juga diberikan,” ungkap Amordi.
Sementara itu, Salah seorang Staf Dinas PU yang enggan disebut namanya membenarkan adanya praktek pembagian proyek rekayasa yang terjadi termasuk di Dinas tempat kerjanya sendiri.
“Pembagian proyek PL sarat permainan atau rekayasa dan kerap mengatasnamakan Bupati termasuk yang terjadi di Dinas PU sendiri,” ungkapnya.