Warga di Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara mendesak kepada Pemerintah setempat untuk segera mengeruk dua sungai di Kecamatan Sukamaju, yakni Subgai Kanjiro dan Tamboke, yang kerap meluap setiap kali musim penghujan.
Pasalnya, kedua sungai ini dinilai kerap meluap dan merendam pemukiman serta areal pertanian milik warga sehingga kerap merugikan masyarakat setempat.
Salah satu warga Sukamaju, Armin mengatakan masyarakat sudah jenuh menghadapi banjir yang kerap terjadi di daerah itu akibat meluapnya kedua sungai.
“Seharusnya, kedua sungai ini di keruk oleh pemerintah agar air tidak lagi meluap dan merugikan masyarakat,” ujar Armin.
Pantauan luwuraya.com, hingga berita ini diturunkan, banjir masih merendam di tiga kecamatan di Luwu Utara, yakni Kecamatan Sukamaju, Mappadeceng, dan Malangke.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Luwu Utara, Andi Eviana mengatakan banjir yang nerendam tiga kecamatan ini terjadi sejak
Selasa (1/7/14) lalu. Selain kedua sungai yang meluap itu, banjir juga disebabkan jebolnya tanggul di desa Polewali, Kecamatan Malangke.
“Untuk jumlah kerugian, sementara petugas masih melakukan pendataan di lapangan,” ungkapnya.




