Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Palopo mengagendakan memanggil tiga orang camat dan lima lurah di daerah itu karena diduga terlibat dan hadir pada acara kampanye dan buka puasa bersama tim pemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, di Auditorium SaokotaE, Jumat (4/7/14) lalu.
Ketua Panwaslu Palopo, Hisma Kahman yang dikonfirmasi membenarkan rencana pemanggilan tersebut. Menurutnya, kasus ini menjadi temuan tim Panwascam Wara Barat yang mengawasi jalannya buka acara bersama di rumah jabatan Wali Kota Palopo itu.
“Untuk sementara kami panggil dahulu tiga camat dan lima lurah yang hadir untuk dimintai klarifikasinya, terkait kehadiran mereka, dan untuk mengetahui pihak yang menggelar acara tersebut,” ujar Hisma.
Terkait nama-nama camat dan lurah yang akan dipanggil, Hisma mengaku tidak menghafal nama-nama tersebut. “Saya tidak hafal nama-namanya, karena secara tekhnis masih diproses di Panwascam Wara Barat,” tegasnya.
Menurutnya, acara itu diindikasi sebagai kegiatan politik karena diketahui jika sebelum acara buka puasa digelar, diberikan kesempatan kepada Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Alimuddin Nur untuk memberikan sambutan dan pesan-pesan politik.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Palopo, Baso Akhmad yang dikonfirmasi mengatakan jika acara buka puasa tersebut adalah acara yang digelar atas nama pribadi Judas Amir. “Memang benar acara itu bukan digelar atas nama Wali Kota Palopo, melainkan atas nama pribadi,” ujarnya.
Dia pun membantah jika acara itu turut mengundang PNS agar hadir, sebab dia sepengetahuan Baso, acara itu hanya menghadirkan tim Koalisi Merah Putih sebagai tim pemenangan Prabowo-Hatta Saja.
“Tetapi jika pun ada PNS yang hadir, mungkin bukan kapasitas mereka hadir selaku PNS, melainkan atas nama pribadi atas kekeluargaan saja, saya tidak tahu persis, karena saya sendiri juga tidak hadir,” ujar Baso.




