Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lutra mulai memasuki tahapan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2014 yang ditandai dengan Rapat Paripurna dengan agenda Penyerahan Rancangan Perubahan APBD 2014, tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plapon Anggaran Sementara.
Anggota Komisi I DPRD Lutra, Pilosopis Rusli mengatakan, terkait untuk rencana pembahasan perubahan anggaran, pihaknya meminta kepada setiap SKPD harus perlu ada penetapan waktu dan tanggal untuk pembahasan program di tiap unit. Hal itu ditujukan agar setiap rapat pembahasan bisa berjalan dengan maksimal sesuai dengan harapan. “Jangan sampai seperti tahun-tahun kemarin yang terjadi penumpukan agenda karena tidak terjadwal dengan baik,” kata Pilosopis.
Hal senada juga diungkapkan Anggota DPRD dari Partai RepublikaN, Sudirman Salomba yang mengharapkan agar kehadiran para pimpinan SKPD tidak ada kesan dipaksakan. “Untuk itu perlu penegasan jadwal, Jika nantinya sudah dibuatkan jadwal untuk pembahsan selanjutnya dan jadwal ini sudah di bagikan kepada seluruh SKPD terkait maka mereka wajib hadir,” ungkapnya.
Meski begitu, dia pun mendesak kepada kepala daerah untuk bisa memberikan saksi tegas kepada pimpinan SKPD yang mangkir dari jadwal yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengatakan dengan pelaksanaan rancangan perubahan anggaran tahun ini, pihaknya berharap komitmen dari DPRD Lutra agar dapat menghasilkan produk Perda APBD Perubahan yang mendukung pembangunan fisik agar bisa berjalan dengan lancar dan baik.
“Terkait dengan pemberian sanksi kepada para pimpinan SKPD yang tidak hadir dalam pembahasan perubahan anggaran, itu sudah ada aturan yang mengatur,” ujar Indah.




