Kantor Kepala Desa Sumber Agung Kecamatan Kalaena akhirnya resmi beroperasi. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita serta pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Luwu Timur H. Andi Hatta Marakarama, Sabtu (9/8) kemarin.
Acara peresmian ini digelar di Halaman Kantor Desa Sumber Agung, turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Thoriq Husler, Kabag Humas, Amran Aminuddin, Camat Kalaena, Hasis Dawi, Ketua TP PKK Kecamatan Kalena, Muspika Kecamatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kepala Desa Sumber Agung, Maccene mengatakan bangunan kantor ini menelan dana sebesar Rp356.500.000. Dari jumlah tersebut bersumber dari dana ADD sebesar Rp206.500.000, dana Bantuan Keuangan BK-PIPP Tahun 2013 sebesar Rp100.000.000 dan Swadaya Masyarakat sebesar Rp50.000.000. Pembangunan kantor ini di kerjakan selama empat tahun, yang dimulai pada Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2014.
Maccene juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas perhatian pemerintah dengan berbagai program dan langkah kebijakan yang sangat berpihak kepada masyarakat, sehingga hasilnya langsung dapat dirasakan masyarakat seperti, Pembangunan Infrastruktur, Pendidikan gratis, Pertanian, Kesehatan dan Pelayanan Publik.
Sementara itu, Andi Hatta Marakarma berharap peresmian kantor desa ini dapat menumbuhkan suasana baru dan mendorong gairah serta semangat kerja yang produktif. Pasalnya betapapun megahnya kantor desa, tentunya tidak berarti apa-apa, apabila aparatnya tidak memiliki disiplin dan mentalitas yang tinggi, baik dalam menjalankan roda
pemerintahan desa, peningkatan pembangunan desa dan pembinaan masyarakat.
“Peresmian bangunan ini, menunjukan kemajuan yang telah kita capai yakni keberhasilan kita membangun fasilitas umum yang tujuannya meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat desa guna mempercepat perwujudan kesejahteraan, ketahanan sosial serta memajukan perekonomian masyarakat desa,”ungkapnya.
Lanjut Hatta, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menaruh perhatian besar terhadap pembangunan wilayah pedesaan. Bermacam-macam program seperti Bantuan Keuangan Pembangunan Infrastruktur Perdesaan bagi Pemerintah Desa (BK PIPP), Program Bantuan Sosial Bedah Rumah (BSBR), dan Dana Stimulan diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga agar dapat memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya perlu ingatkan, baik buruknya kinerja Pemerintahan Desa tentu akan sangat berpengaruh terhadap baik atau buruknya kinerja Pemerintahan pada level diatasnya, mulai dari di tingkat Kecamatan, Kabupaten,” kunci Hatta. (is/hms)




