Bupati Luwu, Andi Mudzakkar juga angkat bicara menyikapi konflik antar masyarakat yang terjadi di Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara.
Menurut Cakka, apaan akrab Mudzakkar, konflik yang terjadi di Luwu Utara menjadi pembelajaran bagi semua pihak, dan harus ada langkah agar konflik tersebut tidak berkepanjangan, apalagi sampai harus memakan korban lainnya. “Jika tidak diantisipasi, konflik seperti ini juga berpeluang terjadi di daerah lain, termasuk di Kabupaten Luwu,” katanya.
Dia pun memberikan saran kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Utara maupun pihak kepolisian terkait langkah-langkah yang dinilai efektif untuk menghentikan konflik yang terjadi di Luwu Utara.
“Kumpul seluruh aparat pemerintah, datangi dan berikan tanggung jawab. Kalau hanya langkah pencegahan saja itu tidak efektif,” kata Cakka.
Kepada kepolisian, dia menyarankan agar melakukan penahanan terhadap pelaku tanpa pandang bulu. “Tahan saja (para pelaku dan otak konflik), dan jangan menerima titipan. Apalagi Luwu Utara akan menggelar Pilkada, bisa jadi ada kepentingan politik di dalamnya,” ujar Cakka.
Dia pun menyarankan agar seluruh wilayah di Tana Luwu menggelar sweeping keamanan selama satu minggu penuh guna mengantisipasi ancaman keamanan susulan pasca konflik yang terjadi di Bone-Bone.




