Syukur (30) salah seorang warga desa Lumbewe, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur ditembaki oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Burau saat pesta sabu-sabu, Rabu (22/10/14) sekitar pukul 02.00 wita malam.
Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula dengan adanya informasi dari masyarakat yang resah akibat pesta sabu-sabu yang dilakukan dikediaman pelaku (Syukur). Polisi yang menerima informasi tersebut langsung melakukan penggerebekan.
Alhasil, dari penggerebekan itu, polisi mengamankan satu orang pelaku pesta sabu-sabu dengan cara ditembaki pada bagian punggung karena dianggap melawan saat penyergapan. Sementara tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Kapolsek Burau, AKP Heriadi Tukiar yang dikonfirmasi awak media, Kamis (23/10/14) membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, penggerebekan ini dilakukan atas informasi dari masyarakat.
“Kita telah mengamankan satu orang pelaku dalam pesta sabu-sabu yang diketahui sebagai residivis dari Palopo, pada penggerebekan itu empat orang pelaku dianggap melawan sehingga petugas melakukan penembakan,” ungkap Heriadi.
Saat dilakukan penembakan, kata Heriadi, tiga orang lainnya langsung berhamburan dan melarikan diri sehingga polisi tidak berhasil menangkapnya pelaku lainnya.
“Saat ini Syukur sedang berada di RSUD I La Galigo Wotu untuk mendapatkan perawatan intensif karena mendapat luka tembak pada bagian belakang,” ungkap Heriadi.
Dirinya merincikan, pada penggerebakan tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa alat isap atau bong, korek api, suntik, plastik bekas pakai yang dipergunakan dalam pesta tersebut.
“Barang bukti juga sudah kita amankan berupa bong, korek api, suntik dan plastik bekas pakai yang mereka sudah gunakan dalam pesta itu,” ungkap Heriadi. (*)




