Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Rakyat (Amara) Luwu Raya menggelar aksi demonstrasi didepan kantor Markas Kepolisian Resor (Mapolres) kota Palopo, Senin (10/11/14) siang tadi.
Dalam aksinya, para pendemo melakukan bakar ban bekas didepan kantor Mapolres kota Palopo ini sehingga mengakibatkan kemacetan panjang arus lalulintas. Sementara demo ini digelar terkait maraknya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga dilakukan oleh pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sendiri.
Selain itu, gabungan mahasiswa ini juga mendesak pihak Dinas Koperasi Perindustrian dam Perdagangan (Koperindag) kota Palopo agar melakukan pengawasan secara intensif di beberapa SPBU yang diduga melakukan penimbunan sehingga mengakibatkan terjadinya kelangkaan BBM saat ini.
“Kami mendesak kepada aparat kepolisian agar melakukan penjagaan disetiap SPBU serta menangkap oknum SPBU yang diduga telah melakukan penimbunan BBM,” ungkap Zainuddin, salah seorang demonstran.
Sementara itu, Kapolres Kota Palopo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad Guntur saat menemui pendemo mengatakan jika pihaknya sudah melakukan penjagaan di sejumlah SPBU di kota Palopo ini.
“Kami sudah melakukan penjagaan, terkait adanya oknum SPBU yang menjual BBM dengam menggunakan Jeriken serta melakukan penimbunan maka kami menindak tegas oknum tersebut,” ungkap Guntur. (*)




