Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi menegaskan sesuai data statistik, kesejahteraan warga di Luwu Utara saat ini sduah tergolong tinggi. Menurutnya, sesuai data statistik terakhir, pendapatan warga Lutra setiap bulannya sudah mencapai Rp6,5 juta.
“Pendapatan masyarakat sudah sama dengan gaji saya (bupati) setiap bulannya. Artinya, masyarakat sudah sejahtera,” ujar Arifin saat menghadiri diskusi APBD pro rakyat yang selenggarakan Forum Lingkar Masyarakat Luwu Utara (FAKTA) bekerjasama Radio Adira 92,5 FM.
Dia pun menyebutkan, jika indikator tingkat kesejahteraan masyarakat yang tinggi itu diperkuat dengan daya beli masyarakat cukup tinggi yang bisa disaksikan dengan banyaknya kendaraan berplat baru di daerah ini. “Selain itu, antrian Calon Jamaah Haji (JCH) di Kementrian Agama Luwu Utara yang cukup panjang,” ujar Arjuna, sapaan akrab Arifin.
Pernyataan Arjuna itu langsung ditanggapi Direktur Eksekutif Masamba Anti Coruption Commitee (MACC) Amiruddin KA yang menyebut data yang diungkap Arjuna itu tidak berkorelasi dengan fakta dilapangan dengan banyaknya komflik yang terjadi di daerah berjuluk Bumi To Manurung.
“Berdasarkan teori, kesejahteraan berbading lurus dengan ketertiban dan keamanan masyarakat, sehingga data yang disampaikan berbanding terbalik,” tegasnya.
Amiruddin berpendapat data tersebut merupakan data olahan yang tidak didasarkan fakta lapangan.
“Saya tidak menyepelekan keilmuan yang dimiliki instansi pengelola data tetapi fakta lapangan masih banyak masyarakat hidup dibawa garis kemiskinan sebagai salah satu akibat kebijakan peletakan anggaran pemerintah yang tidak berpihak pada masyarakat miskin,” pungkasnya




