Protes pemadaman listrik bukan hanya dilakukan warga yang ada di Kabupaten Luwu Timur bahkan dengan kerapnya pemadaman ini warga Kabupaten Luwu Utara juga ikut melakukan protes.
Namun protes yang dilakukan berbeda dengan warga di Luwu Timur, warga di Luwu Timur protes dilakukan dengan cara mendatangi langsung kantor DPRD sementara warga di Luwu Utara sendiri mereka hanya melakukan protes dengan cara bersurat ke DPRD.
“Kami juga protes kerapnya terjadi pemadaman ini dengan menyurat ke dewan agar pihak PLN Palopo dipanggil untuk memberikan alasan pemadaman ini,” ungkap, Wardi Warakkan, warga Luwu Utara.
Menanggapi protes tersebut, Ketua DPRD Luwu Utara, Mahfud Yunus mengatakan jika DPRD sudah melayangkan surat pemanggilan kepada pihak PLN Palopo untuk mendengarkan alasan kerapnya terjadi pemadaman ini.
“Kita sudah surati pihak PLN, sesuai jadwal, Kamis (27/11/14) hari ini rapat ini akan dilaksanakan. Selain PLN, pihak dinas Pertambangan Luwu Utara juga kita panggil,” ungkap Mahfud.




