Wacana pemerintah akan menerapkan kebijakan baru subsidi BBM per Selasa (30/12/14) hari ini, ternyata membuat sejumlah Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palopo justru menutup penjualan.
Pantauan luwuraya.com, hingga pukul 20.00 Wita malam tadi, hanya SPBU Purangi yang masih melakukan penjualan dengan antrian kendaraan yang cukup panjang, sementara SPBU lainnya sudah memilih tutup.
Belum diketahui alasan penutupan SPBU tersebut, apakah karena kehabisan stok BBM ataukah menunggu kebijakan baru pemerintah terkait subsidi BBM.
Nasir, salah seorang warga Songka mengaku sudah keliling di sejumlah SPBU untuk melakukan pengisian BBM mala mini. “Tidak satu pun yang buka, entah apakah besok ada yang menjual atau tidak,” ujar Nasir.
Menurutnya, dirinya tidak lagi memperdulikan persoalan harga BBM apakah akan mengalami kenaikan atau penurunan, namun dia menuntut agar penjualan BBM dapat segera dilakukan di SPBU.
“Mau turun harga sekalipun, tapi kalau tidak ada SPBU yang menjual sama saja bohong,” ujar Nasir.
Untuk diketahui, pemerintah berencana akan mengeluarkan kebijakan baru terkait subsidi BBM per Selasa hari ini. Salah satu skenario yang disebut-sebut bakal ditempuh pemerintah yakni penghapusan subsidi untuk bahan bakar RON 88 atau lebih dikenal dengan nama premium. Skenario penghapusan subsidi ini diwacanakan menyusul anjloknya harga minyak dunia.




