Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya, Adiatma mengatakan pihaknya melakukan aksi demonstrasi tepat pada Hari Jadi Luwu ke 747 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke 69, dengan membawa sejumlah tuntutan.
Salah satunya yakni mendesak kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK), yang akan melakukan kunjungan ke Masamba dalam waktu dekat ini, untuk membawa misi perdamaian, mengingat JK selama ini dikenal sebagai simbol perdamaian.
“Kami meminta pak JK tidak hanya hadir di Luwu Utara hanya untuk menghadiri acara yang sifatnya seremonial belaka, namun juga mampu untuk menyelamatkan Luwu Utara dari konflik yang berkepanjangan. Apalagi, Pemerintah dan Kepolisian Luwu Utara sudah pasrah dan tidak mampu lagi menyelesaikan sejumlah konflik komunal yang kerap terjadi di daerah itu,” ujar Adiatma.
Selain itu, IPMIL juga mendesak agar Pemerintah dan DPR RI bisa segera mewujudkan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, dan menangkap koruptor di seluruh wilayah di Tana Luwuyang melakukan korupsi secara berjamaah sehingga merugikan masyarakat.
Untuk diketahui, Sejumlah mahasiswa dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) menggelar aksi unjuk rasa di Jembatan Layang (Flyover), Jl Perintis Kemerdekaan Makassar, siang ini. Aksi ini digelar sebagai bentuk ungkapan mahasiswa memperingati Hari Jadi Luwu ke 747 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke 69, yang diperingati setiap tanggal 23 Januari.
Selain melakukan orasi di Flyover Makassar, mahasiswa juga melakukan ziarah di Makam Sri Paduka Andi Djemma, di Taman Makam Pahlawan Panaikang Makassar.




