Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Penyalur Pupuk Palsu Akui Tak Mengantongi Izin
Hukum

Penyalur Pupuk Palsu Akui Tak Mengantongi Izin

Redaksi
Redaksi Published 17 Februari 2015
Share
3 Min Read
SHARE

Penyalur pupuk Booska, Laksono akhirnya mengakui jika pihaknya belum mengantongi izin penjualan di wilayah Kabupaten Luwu Timur. Kepada media ini, Laksono mengatakan jika pupuk sebanyak 24 Ton tersebut adalah jatah milik Kabupaten Sidrap.

“Memang kami belum memiliki izin dari daerah ini, sebenarnya pupuk ini adalah jatah Sidrap karena daerah disana itu hujan susah maka pupuk ini kami bawah saja ke Luwu Timur dan rencananya pupuk ini akan saya tampung dulu dirumah teman kemudian disosialisasikan,” ungkap Laksono.

Dirinya juga mengaku kalau pupuk Booska ini sudah masuk ke daerah Kabupaten Luwu Utara, Palopo, Mamuju dan Sidrap.

“Sengaja kami hargai murah agar petani juga mudah menjagkaunya. Memang dulu sempat kami juga di palsukan namun saya sudah klarifikasi ke pihak perusahaan ternyata merek pupuk kami ini yang dipalsukan,” ungkap Laksono.

Terkait dugaan pupuk palsu ini, kata Laksono, pihak perusahaan (CV Karya Tunggal Satu) dalam dekat ini akan datang melakukan klarifikasi ke pihak kepolisian, Dinas Pertanian dan DPRD Luwu Timur sendiri.

“Di Surabaya itu punya banyak perusahaan pupuk yang bisa hanya produksi tetapi tidak punya izin jualan akhirnya mereka jual murah tanpa merek. Masalah perizinan, itu diluar dari kewenangan saya pak, perusahaan yang bertanggung jawab persoalan ini,” ungkap Laksono.

Salah seorang petani di Desa Kertoraharjo, Miskal mengatakan dirinya bisa meyakini jika pupuk merk Booska yang diduga palsu itu, tampak sangat jelas jika tidak memiliki kandungan pupuk yang bagus.

Dia bahkan mendemonstrasikan cara membedakan pupuk dengan mengecap dengan lidah. “Kalau pupuk yang asli, kalau dikecap dengan lidah maka akan terasa seperti menyedot-nyedot, sementara pada pupuk yang ini (Bermerk Booska) tidak ada rasa seperti itu, hanya rasa seperti tanah saja,” ujarnya sambil mempraktekkan cara menguji pupuk tersebut.

Meski belum diuji secara lab, Miskal meyakini jika pupuk bermerk Booska tersebut adalah palsu, berdasarkan pengalamannya selama ini menggunakan pupuk.

Sebelumnya, penemuan dugaan pupuk palsu ini dtemukan oleh komisi dua DPRD Luwu Timur saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Desa Kertoharjo, Kecamatan Tomoni Timur beberapa hari yang lalu.

Saat ini pihak Kepolisian Resor Luwu Timur telah mengamankan penyalur dan barang bukti berupa pupuk sebanyak 480 zak yang masih dititipkan di gudang pasar Desa Kertoraharjo. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Jayadi Nas Minta Semua Elemen Pemerintahan Cegah Meluasnya Covid-19

Kapolres Palopo Akui Adanya Pemukulan Polisi Terhadap Siswa SMA

DPRD Lutim Sahkan Dua Ranperda

Komisi III DPRD Lutim Gelar RDP Bahas THR dan Gaji Karyawan di Tiga Perusahaan

Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Buka Kemah Santri

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Cakka : Pejabat dan PNS Luwu Wajib Berbahasa Asing
Next Article OPINI | Ketika Tentara Menjadi Penyuluh Pertanian

You Might Also Like

Luwu Timur

Roadshow Kebudayaan di Kecamatan Burau, Bupati Budiman Ajak Masyarakat Jaga Kearifan Lokal

28 Agustus 2023
News

KPID Sulsel dan KPU Palopo Gelar Sosialiasi Penyiaran Pemilu

13 Maret 2014
Luwu Timur

Budiman : Anak-Anak Kita Sekarang Bisa Belajar Lebih Tenang

2 Mei 2023
News

9.603 Siswa di Palopo Siap Ikuti UN

28 Januari 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?