Komandan Kodim (Dandim) 1403 Sawerigading, Letkol (Inf) Aco Lamama, meminta para petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan) penerima manfaat optimasi lahan seluas 1.300 hektar untuk tidak takut didampingi para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam melakukan pembinaan, pendampingan dan pengawalan program upaya khusus (Upsus) tersebut.
“Kalian jangan takut didampingi Babinsa di lapangan. Mereka hadir di tengah-tengah bapak hanya untuk membantu dalam menyukseskan program upsus ini agar ke depan bangsa ini bisa berswasembada pangan. Jadi, bekerja samalah dengan Babinsa. Mereka juga akan turun ke sawah bersama petani melakukan pembersihan lahan, penyiapan, penanaman, pembibitan hingga pemeliharaan,” imbau Aco pada araca Rakor Pemantapan Upsus Peningkatan Padi dan Jagung, di Aula La Galigo Kantor Bupati.
Selain meminta petani untuk tidak takut terhadap Babinsa, Aco juga mengharapkan petani untuk pro aktif melihat kinerja Babinsanya. Jika ternyata ada Babinsa yang kerjanya tidak benar di lapangan, Aco meminta untuk segera melaporkan yang bersangkutan untuk diberi teguran, sampai memberikan sanksi.
“Kepada petani, jika seandainya nanti dilihat ada Babinsa saya yang tidak benar, segera lapor ke saya, atau telpon saya secepatnya, biar yang bersangkutan diberi peringatan, atau yang paling berat diberi sanksi. Jangan takut telpon saya, biar Babinsa ini kita pindahkan ke Sangihe Talaud,” tegas Aco berseloroh.
Selain kepada Babinsa, Dandim juga tak luput memberikan himbuan kepada seluruh Danramil di wilayah Kabupaten Luwu Utara untuk melakukan pengawasan terhadap program upsus ini. Aco juga menghimbau agar Danramil melaksanakan kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh, dan harus mengetahui seluruh data yang terkait dengan pelaksanaan Upsus ini.
“Kepada Danramil, laksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Semua data yang ada harus diketahui, data apa saja yang terkait program upsus ini. Ingat, jarum pun yang jatuh di wilayahmu, kalian harus tahu,” tandas Aco.