Kebakaran terjadi di Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Selasa (10/3/15) siang tadi. Kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga ini sempat menghebohkan warga sekitar, pasalnya warga harus berupaya sendiri memadamkan api karena armada pemadam kebakaran milik Pemerintah kabupaten Luwu tak kunjung mendatangi lokasi.
Pantauan Luwuraya.com, warga hanya menggunakan selang air biasa dengan dibantu pompa mesin untuk memadamkan air dari sumbar air sungai yang berada sekitar 30 meter dari lokasi kebakaran. Karena menggunakan selang yang harus melintasi jalan poros Trans Sulawesi, menyebabkan kendaraan yang hendak melalui jalur ini terpaksa mengalami kemacetan panjang.
Warga mengaku sebenarnya sudah berupaya menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu untuk datang ke lokasi membantu pemadaman api.
Sayangnya, karena armada pemadam kebakaran hanya berada di Belopa, ibukota Kabupaten Luwu yang berjarak sekitar 60 kilometer dari lokasi kebakaran, membuat pihak instansi yang memiliki slogan ‘Pantang Pulang Sebelum Padam’ itu justru tak kunjung datang.
Halim, warga setempat mengaku jika dirinya dan beberapa warga lainnya sudah berupaya nuntuk menghubungi pihak pemadam kebakaran Luwu untuk memadamkan api.
“Justru kenapa pihak Pemerintah kabupaten Luwu tidak menyiapkan armada mereka untuk menjangkau wilayah Walenrang-Lamasi, kalau kejadiannya seperti ini, pasti mereka susah untuk datang karena jarak yang jauh,” ungkap Halim.
Akibar kebakaran ini,dua unit rumah rata dengan tanah akibat dilalap api. Sementara itu, antrian kendaraan yang hendak melintas mencapai 20 kilometer baik dari arah Kota Palopo maupun dari arah Kota Masamba. Kemacetan ini disebabkan selang air yang membentang di tengah jalan yang membuat kendaraan yang hendak melintas terpaksa berhenti.
Sementara itu, Camat Walenrang Utara, Umat Alatas yang dikonfirmasi mengakui jika tidak ada armada pemadam kebakaran yang disiapkan untuk menjangkau wilayah Walenrang-Lamasi. Menurutnya, seluruh armada dipusatkan di Kota Belopa, ibukota Kabupaten Luwu yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Walenrang Utara, atau berjarak tempuh sekitar 1 jam lamanya.
“Saat kejadian kebakaran langsung saya meluncur, sampai di tempat kejadian api sudah berkobar dan masyarakat membantu untuk pemadaman, saya sudah berkoordinasi dengan pemadam kebakaran di Belopa tapi jauh jadi mereka tidak bisa datang,” ujar Umat.
Dia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, namun karugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.




