Kafilah Kabupaten Luwu Timur masuk tiga besar terbaik Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke XXIX tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada penutupan yang berlangsung di Masjid Agung Takalar, Minggu (19/04/2015) malam.
Kafilah Pinrang sukses menggondol juara umum disusul Kota Makassar diurutan kedua dan Kafilah Luwu Timur diurutan ke tiga. Acara penutupan STQ dipimpin langsung Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang.
Kabag Kesejahteraan (Kesra) Setdakab Luwu Timur, Dohri As’ari mengatakan kafilah Luwu Timur sukses melampaui target yang ditetapkan dimana sebelumnya hanya menargetkan masuk lima besar dan ternyata mampu dicapai tiga besar.
“prestasi ini tentu membuat kami semua bangga dan kafilah Luwu Timur sukses mengharumkan daerah dikanca Provinsi,” katanya.
Lanjut Dohri, pembinaan dan usaha bersama yang dilakukan dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Luwu Timur melalui pembekalan dan training yang ditujukan bagi para peserta telah membuat mereka tampil maksimal dan lebih percaya diri.
“Target kedepan kita akan coba raih yang lebih baik lagi,” katanya.
Adapun presatasi yang ditorehkan kafilah Luwu Timur, kata Dohri diantaranya, terbaik pertama hafalan atau Hifsil 10 Juz diraih Mifta, selanjutnya terbaik kedua Hifsil 5 Juz diraih Ayu Resky. Kemudian terbaik ke tiga Hifsil 10 Juz diraih Juhardiansyah, sementara cabang tilawah dewasa masing-masing diraih Sahrun dan Yanti sebagai terbaik kedua.
“sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Luwu Timur akan memberikan bonus bagi para peserta yang telah sukses meraih prestasi,” jelasnya.
Untuk diketahui, sebanyak 384 peserta dari 24 kabupaten di Sulsel mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi Sulsel ke-29, yang berlangsung di Kabupaten Takalar, sejak 15 April hingga 19 April. Jenis-jenis lomba yang dipertandingkan, yakni, Hafalan 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, 30 juz, cabang tilawah anak-anak, tilawah dewasa, dan tafsir Quran.
Selain itu ada lomba tambahan sebagai hiburan yaitu pemilihan bintang vokalis kasidah gambus. Seleksi yang diselenggarakan Biro Mental Spritual Sulsel itu berlangsung ditiga tempat. Gedung Islamic Center, Masjid Agung, dan Kantor Kementerian Agama Takalar.




