Ketua DPC Partai Gerindra Luwu Utara menegaskan dirinya siap maju pada Pilkada Luwu Utara yang akan dihelat desember mendatang. Penegasan Arsyad itu disampaikan saat hadir sebagai narasumber pada Dialog Interaktif bersama Forum Lingkar Masyarakat Luwu Utara yang disiarkan secara live oleh Radio Adira FM Masamba.
“Dengan ucapan Basmalah, saya menyatakan siap maju berjuang di Pilkada Luwu Utara sebagai calon Bupati,”ujar Arsyad yang disambut riuh oleh para pendukungnya yang hadir dalam acara ini.
Menurutnya, pernyataan kessiapan dirinya untuk maju di Pilkada Luwu Utara itu sekaligus menjawab sejumlah pertanyaan yang ada di masyarakat tentang kesiapan dirinya maju.
Menurutnya, dia memiliki keinginan yang tulus dan harapan yang besar untuk melihat Luwu Utara bisa lebih maju dan baik ke depan. “Saya terpanggil untuk membangun Lutra, setelah melihat keadaan daerah ini yang tidak menunjukan adanya perubahan yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar Arsyad berkoar-koar.
Menurut Arsyad, Luwu Utara memiliki banyak keunggulan dibanding daerah lain, sehingga dia berkeyakinan Luwu Utara bisa lebih maju dan lebih baik dari yang ada sekarang.
“Saya melihat masalah yang ada di Luwu Utara cukup kompleks, kita memiliki SDA dan SDM yang memadai, namun karena belum dikelola secara baik sehingga potensi yang ada terkesan mubassir. Bahkan, banyak orang Luwu Utara yang memilih untuk berkarir di luar daerah karena minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia di daerah ini,” kata Arsyad saat menjawab pertanyaan yang ditujukan kepadanya.
Selain persoalan tenaga kerja, persoalan lain yang perlu segera dibenai seperti sector pendidikan, kesehatan, pertanian, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.
Arsyad juga menyinggung gaya hidup mewah pejabat di Luwu Utara yang lebih mengedepankan style, disbanding kinerja. “Sebagai pejabat, kita seharusnya tidak perlu mengutamakan kemewahan, seperti menggunakan mobil dinas yang mahal dan lain-lain, tetapi seharusnya kita menunjukkan kinerja yang baik dengan mengoptimalkan potensi yang ada,” ujar Arsyad.
Terkait persoalan penanganan konflik di Luwu Utara, dia pun menilai penanganan masalah ini harus dimulai dari akarnya.
“Beri saya waktu tiga bulan jika saya terpilih kelak, maka saya dengan berkoordinasi dengan pihak Polri dan TNI, menjamin akan menciptakan rasa aman dan kedamaian di Luwu Utara ini,” ujar Arsyad.




