Salah seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Palopo yang diketahui bernama Arni dikabarkan telah menganiaya, Ishak, yang tak lain muridnya sendiri, Kamis (07/05/15).
Informasi yang dihimpun, Ishak yang saat ini duduk dibangku kelas enam sebelumnya sedang mengikuti proses belajar mengajar. Entah mengapa tiba-tiba oknum guru ini langsung menganiaya korban (Ishak) tersebut hingga mendapatkan luka lebam.
Mendengar kejadian itu, kakak kandung dan orang tua korban pun langsung mendatangi sekolah tempat korban dianiaya tersebut.
“Adik saya pulang dengan kondisi luka, ada bekas cakaran dan luka lebam, kata adik saya dirinya dipukuli gurunya,” ungkap Indah, kakak korban.
Dalam pertemuan itu, pihak sekolah memohon agar kasus ini tidak ditempuh melalui jalur hukum. “Kami pastinya memaafkan asalkan oknum guru ini diberikan sanksi tegas untuk memberikan efek jera,” ungkap Indah.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Ikram Riza, membenarkan adanya oknum guru yang melakukan penganiayaan terhadap muridnya. Menurutnya, kasus penganiayaan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Tentu ada sanksi dari tindakannya itu, kesalahan apapun yang dilakukan seorang anak didik, guru tidak boleh bertindak arogan seperti itu,” ungkap Ikram.
Sayangnya kepala dinas pendidikan tidak membeberkan sanksi apa yang akan diberikan oleh pelaku penganiayaan tersebut. “Kita mendengar dulu klarifikasi dari gurunya itu, kemudian kami tentukan sanksinya,” ungkap Ikram.
Pasca kejadian itu, Arni belum dapat dikonfirmasi dan dikabarkan masih trauma dan sangat menyesali perbuatannya.




