Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Guru Ini Aniaya Muridnya Hingga Lebam
Metro

Guru Ini Aniaya Muridnya Hingga Lebam

Redaksi
Redaksi Published 7 Mei 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Salah seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Palopo yang diketahui bernama Arni dikabarkan telah menganiaya, Ishak, yang tak lain muridnya sendiri, Kamis (07/05/15).

Informasi yang dihimpun, Ishak yang saat ini duduk dibangku kelas enam sebelumnya sedang mengikuti proses belajar mengajar. Entah mengapa tiba-tiba oknum guru ini langsung menganiaya korban (Ishak) tersebut hingga mendapatkan luka lebam.

Mendengar kejadian itu, kakak kandung dan orang tua korban pun langsung mendatangi sekolah tempat korban dianiaya tersebut.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

“Adik saya pulang dengan kondisi luka, ada bekas cakaran dan luka lebam, kata adik saya dirinya dipukuli gurunya,” ungkap Indah, kakak korban.

Dalam pertemuan itu, pihak sekolah memohon agar kasus ini tidak ditempuh melalui jalur hukum. “Kami pastinya memaafkan asalkan oknum guru ini diberikan sanksi tegas untuk memberikan efek jera,” ungkap Indah.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Ikram Riza, membenarkan adanya oknum guru yang melakukan penganiayaan terhadap muridnya. Menurutnya, kasus penganiayaan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Tentu ada sanksi dari tindakannya itu, kesalahan apapun yang dilakukan seorang anak didik, guru tidak boleh bertindak arogan seperti itu,” ungkap Ikram.

Sayangnya kepala dinas pendidikan tidak membeberkan sanksi apa yang akan diberikan oleh pelaku penganiayaan tersebut. “Kita mendengar dulu klarifikasi dari gurunya itu, kemudian kami tentukan sanksinya,” ungkap Ikram.

Pasca kejadian itu, Arni belum dapat dikonfirmasi dan dikabarkan masih trauma dan sangat menyesali perbuatannya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 12 Puskesmas Se Kota Palopo Belajar Di Lutim
Next Article Pakar Ahli Tani Hadiri Tudang Sipulung di Lutim

Rekomendasi Berita lainnya

Sport

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

18 April 2026
Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?