Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu, Rosmini Pandin berjanji akan memanggil penjaga (Security) yang tengah berjaga pada saat insiden Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) tersebut terjadi.
Menurutnya, dirinya akan memberikan sanksi jika kehilangan tersebut benar akibat kelalaian dari mereka (Security) itu. “Saya akan panggil dulu, jika mereka lalai dia harus bertanggung jawab,” ungkap Rosmini.
Meski begitu, dirinya juga belum mengetahui persis adanya motor pengunjung yang hilangan diparkiran rumah sakit. “Tunggu dulu dek, saya cari tahu dulu, sampai sekarang ini saya belum tahu persis adanya motor yang hilang,” ungkap Rosmini.
Dirinya juga mengakui kalau penjagaan di RSUD I La Galigo masih sangat terbatas, apa lagi, kata Rosmini, dari 12 security yang ada telah dibagi menjadi empat dalam sehari.
“Ada empat sip disini, jadi satu sip akan dijaga sebanyak tiga orang saja,” ungkap Rosmini yang dihubungi awak media via telepon, Minggu (17/05/15).
Sebelumnya diberitakan, Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) kembali terjadi di parkiran RSUD I La Galigo Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (16/05/15) sekitar pukul 19.30 wita malam kemarin.
Informasi yang dihimpun, Kejadian ini bermula saat pengunjung yang diketahui bernama Cici Suriani (20) tengah memarkir kendaraannya diparkiran rumah sakit dengan niat ingin menjenguk keluarga yang sedang terbaring sakit.
Berselang beberapa jam kemudian, Cici kembali ke parkiran namun sepeda motor merek Zuzuki Smash berwarna merahnya itu sudah tidak ada lagi atau hilang sehingga dirinya langsung mengadukan kejadian ini ke pihak kepolisian terdekat.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Wotu, Ajun Komisaris Jamal Ansar yang ditemui awak media, Minggu (17/05/15) membenarkan kejadian tersebut. “Korban (Cici) sudah datang mengadukan kejadian itu dan saat ini tengah melakukan penyelidikan,” ungkap Jamal.




