Banjir di tiga kecamatan di bagian selatan Kabupaten Luwu, menyebabkan sejumlah desa di wilayah itu terisolir. Jalan penghubung antar desa tidak dapat dilalui karena tergenang banjir setinggi 1 meter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Mursyid, mengatakan, banjir tersebut disebabkan meluapnya sungai Suli, setelah diguyur hujan beberapa jam. Warga yang terislor, langsung dievakuasi menggunakan dua perahu karet milik BPBD.
“Ada dua unit perahu karet yang kami gunakan untuk mengevakuasi warga yang rumahnya tergenang air, kami juga sudah turunkan tim tanggap darurat untuk menyisir desa-desa yang tergenang,” kata Mursyid, Kamis 4 Juni kemarin.
Tiga kecamatan yang terendam banjir diantaranya kecamaatan Suli, Larompong dan kecamatan Kamanre, tiga kecamatan ini memang langganan banjir pada musim penghujan. “Untuk sementara, warga yang ingin mengungi kami sediakan tenda dan posko, tim dari BPBD dibantu Tni dan Polri, sudah melakukan inventarisir daerah yang terdampak banjir,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir yang melanda tiga kecamatan ini menyebabkan sejumlah aktifitas warga terganggu. Salah satunya yakni aktifitas pembelajaran siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Keppe yang terpaksa diliburkan akibat ruang belajar yang tergenang air.




