Anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Andi Endhy B Shin Go mengharapkan agar masyarakat juga pro aktif dalam melakukan pengawasan disetiap kegiatan pembangunan termasuk adanya rencana kegiatan pembangunan kawasan agro industri Lampia nantinya.
Hal ini disampaikan legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP), pada sosialisasi pertemuan konsultasi masyarakat yang dilaksanakan didua desa yakni Desa Harapan dan Pasi – Pasi, Kecamatan Malili.
Menurutnya, untuk mewujudkan pembangunan yang maksimal sangat diperlukan peran aktif dari masyarakat dalam mengawasi sebuah kegiatan pembangunan, karena, kata Endhy, pengawasan paling dekat adalah masyarakat itu sendiri.
“Rencana pembangunan kawasan agro industri di desa Harapan dan Desa Pasi-pasi ini perlu diawasi masyarakat, industri ini bisa saja dihentikan apabila terjadi pelanggaran-pelanggaran berat,” ungkap Endhy.
Sementara itu, Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan Luwu Timur, Muh abriansyah, menambahkan, dengan adanya analisis dampak lingkungan (amdal) tersebut bertujuan untuk menghitung dampak limbah yang ditimbulkan oleh industri.
“Masyarakat hendaknya memberikan informasi mengenai apa saja dampak limbah nantinya,” ungkapnya.
Pembangunan kawasan industri ini akan dibangun pada lahan seluas 42 hektare, ini sesuai dengan master Plan tahun 2014 lalu. Namun, pemerintah daerah baru membebaskan lahan seluas 36 hektare.
Usaha – usaha pada kawasan industri itu nantinya yakni, industri kakao, industri kelapa sawit, industri perahu, industri rempah, industri sereal, pengalengan ikan, rumput laut dan cold storage.
Selain Andi Endhy dan Muh Abriyansah, turut hadir dalam sosialisasi ini, konsultan Agroindustri, PT Multi Bina Kreasi, Camat malili, Senfry Oktavianus, Kadis Pekerjaan Umum, Hirfan, sekretaris Bapedalda, Ramadhan, Kepala Bapedalda, Askar dan Masyarakat desa setempat.




