Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » YLKI Temukan Klorin Dalam Pembalut, Wanita Di Luwu Bingung
Metro

YLKI Temukan Klorin Dalam Pembalut, Wanita Di Luwu Bingung

Redaksi
Redaksi Published 9 Juli 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) telah menemukan kandungan klorin didalam pembalut menstruasi wanita.

Penemuan klorin tersebut juga berdampak pada wanita yang ada di wilayah Luwu. Pasalnya, para wanita pun bingung dalam memilih pembalut yang aman untuk kesehatan.

“Kami bingung memilih pembalut yang aman bagi kesehatan pasca adanya temuan kandungan klorin didalam pembalut,” ungkap Fitriani, warga Belopa, Kabupaten Luwu.

Selain itu, sejumlah staf perempuan di dinas Kesehatan Luwu, juga mengaku takut menggunakan pembalut. Mereka meminta agar pemerintah segera berkoordinasi dengan produsen pembalut.

Kepala dinas kesehatan kabupaten Luwu, Suharkimin, mengatakan, kandungan klorin yang disematkan dalam pembalut, berfungsi mempercepat serapan darah, dan bisa berdampak negatif pada organ reproduksi, dan akibat fatalnya adalah timbulnya kanker.

“Bisa iritasi organ kewanitaan, keputihan dan gatal-gatal, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait karena masyarakat kita khususnya perempuan mulai resah,” ungkap Suharkimin.

Dirinya juga meminta agar penggunaan pembalut diminimalisir, alternatif yang bisa dilakukan adalah menggunakan dalaman yang tebal atau menghindari kontak langsung dengan pembalutnya.

Pengelola supermarket di Belopa, Ardiansyah mengaku belum menerima perintah untuk menarik sejumlah produk pembalut yang dijual di tokonya. Biasanya, kata Ardi, jika ada produk yang bermasalah, pasti akan ada pemberitahuan melalui Email untuk dilakukan penarikan produk.

“Kami juga baru dapat informasinya, tetap kami jual karena belum ada perintah untuk menariknya,” ungkapnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dokter dan Perawat di RSUD I La Galigo Keluhkan Dana BPJS Belum Dicairkan

Kecamatan Tomoni Dapat Bantuan Truk dan Box Sampah

Pjs Bupati Jayadi Nas Buka Turnamen Kepemudaan Antar Kelurahan Malili

Siddiq Nahkodai KAHMI Lutim

Disorot Publik, PT PUL Ajak Pihak Terkait Bersama – Sama Cross Check Lapangan!

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kabid Rekonstruksi BPBD Palopo Positif Narkoba
Next Article Di Lutim, Empat Pejabat Eselon II Bergeser

You Might Also Like

Luwu Timur

Lutim Kabupaten Pertama di Sulsel Sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2023 Tentang Pajak Daerah

12 Desember 2023
Luwu Timur

Masyarakat Lutim Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat HUT Sulsel ke 355 Tahun

13 Oktober 2024
Ekonomi

Pelaku Usaha Yang Taat Prokes Akan Diberikan Reward dari Pemkab Lutra

11 Agustus 2021
Metro

Lahan Kosong di Malili Terbakar, Warga Panik

27 Agustus 2013
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?