Badaruddin Andi Picunang sebagai bakal calon Bupati Luwu Timur yang berpasangan dengan Andi Baso Makmur menyampaikan arti kemerdekaan yang ke-70 Republik Indonesia.
Kata dia, sebagai warga negara Indonesia, pertama harus bersyukur diberi kesempatan hidup di jaman kemerdekaan ini. Dan terima kasih pada pahlawan dan pendahulu atas kemerdakaan yang direbut 70 tahun lalu.
Peringatan HUT RI, kata Badar selalu mengingatkannya dengan andil besar Tanah Luwu terhadap pengakuan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 17 Agustus 1945 lalu.
“Raja pertama yang menyatakan mendukung kemerdekaan adalah Raja Kedatuan Luwu, Sri Paduka Andi Djemma,” tegas Badar usai mengikuti upacara peringatan HUT RI, Luwu Timur di Malili, Senin (17/8/15).
Saat ini kedatuan Luwu yang saat ini telah terbagi menjadi beberapa kabupaten/kota salah satunya, Luwu Timur yang terbentuk 12 tahun lalu.
Menurutnya, kemerdekaan perlu diisi dengan membangun Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alamnya. Apalagi di 70 tahun kemerdekaan ini, Luwu Timur harus berlari lebih kencang mengejar ketertinggalan dari daerah lain.
‘Tahun ini berlaku MEA 2015 (masyarakat ekonomi asean). Kita harus siap berkompetisi tidak hanya sesama warga Indonesia tapi melebar ke warga negara ASEAN,” jelas Badar.
Pembangunan SDM perlu diutamakan agar tidak menjadi penonton di daerah sendiri. Perlu pemimpin yang strong yang energik untuk itu.
“Dan Alhamdulillah kami di pasangan BARU dikarunai Allah SWT umur yang masih produktif, pendidikan yang mumpuni, dan jaringan nasional internasional siap membawa Luwu Timur sebagai Kabupaten Terdepan,” kunci Badar yang diusung Hanura, PAN, PKB dan PKS ini.




