Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara resmi menetapkan nomor urut pasangan calon yang akan bertarung pada Pilkada desember mendatang. Sebanyak dua pasangan, Indah Putri Indriani-Thahar Rum (Pintar) dan Arifin Junaidi-Andi Rahim (A+R Juna) akan head to head memperebutkan kursi nomor satu di Luwu Utara. Pada pengundian nomor urut yang digelar siang tadi, kedua pasangan calon tampak optimis, nomor urut yang diperolehnya merupakan angka kemenangan.
Pantauan Luwuraya.com, kedua pasangan tampak menghadiri pengundian nomor urut tersebut. Seolah ‘janjian’, kedua pasangan calon itu kompak hadir dengan menggunakan baju berwarna putih. Untuk Arifin dan Indah yang merupakan calon Bupati Luwu Utara, tampak menggunakan bawahan berwarna kecokelatan, sementara Thahar dan Andi Rahim kompak menggunakan bawahan berwarna hitam.
Pada pengundian nomor urut tersebut, pasangan Pintar mendapatkan nomor urut 1, sementara pasangan A+R Juna mendapatkan nomor urut 2. Pendukung kedua kubu yang hadir nampak senang dan bahagia dengan angka tersebut. Itu terlihat dari derai tawa dan senyum semringah ketika mengangkat nomor-nomor tersebut.
Usai penetapan nomor urut pasangan calon, baik Indah maupun Arifin, mengaku senang dan bahagia atas nomor urut yang mereka dapatkan karena menurut mereka angka-angka tersebut adalah angka kemenangan.
“Saya kira ini angka yang istimewa karena sebagaimana kita ketahui bahwa setiap kompetisi semua orang mengharapkan yang terbaik, yaitu ingin menjadi pemenang, dan pemenang itu hanya satu pasang. Insya Allah, pemenang itu adalah pasangan Pintar,” ujar Indah usai penetapan nomor urut.
Ditanya soal perasaannya mendapatkan nomor urut satu, Indah merasa bersyukur dan bahagia karena dirinya maju bukan untuk menjadi juara dua melainkan ingin menjadi pemenang.
“Perasaan saya setelah mendapat angka 1, yaaa… saya senang, bahagia, dan bersyukur, karena memang kami maju bukan untuk menjadi runner up, tetapi kami maju untuk menjadi juara satu,” tegas Indah yang juga diamini calon wakilnya, Thahar Rum.
Pada prinsipnya menurut Indah, semua angka itu baik. Dan dirinya tidak mempersoalkan angkanya, melainkan bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa pasangan Pintar layak dipilih dan layak menjadi pasangan terbaik di Pilkada 2015 mendatang.
“Saya mengalir saja karena semua angka itu baik, tergantung justifikasi kita masing-masing. Yang paling penting sebenarnya bukan masalah angkanya tetapi bagaimana kita meyakinkan masyarakat bahwa pasangan Pintar ini adalah pasangan terbaik dan layak dipilih,” terang Indah.
Sementara rival politiknya, Arifin Junaidi, yang juga Bupati Lutra saat ini, mengungkapkan bahwa sebelumnya dia berdoa agar mendapatkan angka keberuntungan dan angka kemenangan. Gayung pun bersambut, dan apa yang didapatkan pasangan ber-tagline A+R Juna ini adalah angka keberuntungan dan angka kemenangan.
“Sebelumnya saya berdoa semoga Tuhan memberikan saya angka keberuntungan dan angka kemenangan. Dan itulah yang terjadi. Kami mendapatkan angka 2 yang berarti angka kemenangan,” ujar Arifin.
Arifin mengatakan, pada prinsipnya semua angka sama. Meski demikian, dirinya beranggapan angka dua lebih pas bila disematkan di pundak A+R Juna. “Kenapa? Karena menurutnya, angka dua mempunyai makna sedikit lebih bagus, yang berarti dua kali lebih baik. Menandakan simbol 2 kali, yakni 2 kali terpilih,” terang Arifin.
Calon Wakilnya, Andi Abdullah Rahim, menambahkan bahwa angka 2 pada setiap kontestasi politik, baik itu Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Gubernur, adalah angka kemenangan. Dia mengambil contoh pasangan nomor urut 2 di Pilpres kemarin, Jokowi-JK, yang merupakan pasangan pemenang.
Pun di Pilgub Sulsel 2012, di mana pasangan nomor urut 2, Syahrul YL – Agus AN, juga keluar sebagai pemenang. “Jangan lupa, Pak Jokowi waktu Pilpres kemarin nomor urut 2 dan menang. Pak Syahrul juga, menang di Pilgub kemarin dengan nomor urut 2,” tandas Rahim.
Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut diakhiri dengan penandatanganan Deklarasi Pilkada Damai yang mengangkat tema ‘Siap Menang Siap Kalah’ dan pelepasan balon kedamaian oleh kedua kandidat serta disaksikan seluruh Komisioner KPU, Panwaslu, Kapolres Lutra AKBP Muhammd Endro, dan Perwira Penghubung dari Kodim 1403 Sawerigading, Djen Jusuf.
Dari pantauan media ini, pelaksanaan rapat pleno berlangsung tertib. Hingga selesai acara, pendukung kedua kubu terlihat mengumandangkan yel-yel kemenangan dengan mengangkat nomor urut yang didapatkan masing-masing pasangan calon.




