Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur menggelar pelatihan penanggulangan tanggap darurat tim relawan yang berlangsung di aula hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Selasa (8/9/15) besok.
Pelatihan penanggulangan tanggap darurat tersebut akan dihadiri sebanyak 80 tim relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah se Kabupaten Luwu Timur.
Kepala BPBD Luwu Timur, Safei Basir yang ditemui diruang kerjanya, Senin (7/9/15) mengatakan, Luwu Timur merupakan daerah yang tergolong rawan bencana dengan dibuktikan dengan munculnya berbagai kejadian bencana.
Di sisi lain, kata Safei, kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan sehingga menyebabkan kerawanan terhadap lingkungan alam yang pada gilirannya akan mengakibatkan berbagai bencana alam.
“Mengingat besarnya korban dan kerugian akibat terjadinya bencana dan apabila tidak dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana secara tepat dan efektif maka pelaksanaan pembangunan akan terganggu,” ungkap Safei.
Menurutnya, kegiatan pelatihan itu merupakan bentuk dukungan penanganan bencana sehingga pelatihan kader tim relawan ini merupakan upaya strategis yang diharapkan dapat membekali para peserta untuk dapat melaksanakan misi penyelamatan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Tim relawan penanggulangan bencana ini merupakan garda terdepan dalam penanganan tanggap darurat, bertugas mencari dan mengumpulkan data dilokasi terjadinya bencana, melakukan penelitian atas korban dan kerusakan, membuat perkiraan bantuan dan peralatan yang dibutuhkan,” ungkapnya.




