Kesunguhan pasangan Calon Bupati (Cabup) Nur Husain dan wakil Bupati, Esra Lamban maju bertarung di perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Luwu Timur tahun 2015.
Tentunya didasari dengan konsep kerja nyata untuk membangun kampung kelahiranya sesuai ilmu pemerintahan yang dimilikinya serta keinginan mensejahterkan masyarakat di daerah yang dijuluki “Bumi Batara Guru” secara merata dan berkeadilan.
Hal ini disampaikan, Husain, juru bicara (Jubir) bertagline “Kekuatan rakyat”. dalam memaparkan konsep kerja yang akan dijalankan Nur Husain dan Esra Lamban, Kamis (22/10/15).
“Jika Allah berkehendak Nur Husain dan Esra Lamban memimpin Kabupaten Luwu Timur 2016 – 2021. Tentunya ada beberapa program yang nantinya dijalankan paket ini dimana program ini telah melalui kajian disesuaikan dengan kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Husain.
Husain menambahkan beberapa poin di program kerja itu tentunya akan ada yang jadi skala proritas yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan dalam percepatan peningkatan pelayanan serta merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, pertanian, perkebunan, dan perikanan serta merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat kreatif melalui usaha kecil (UKM) tentunya akan jadi perhatian khusus.
Berikut beberapa poin program kerja pemerintahan Nur Husain dan Esra Lamban.
– Bidang Pemerintahan :
1. Perbaikan infrastruktur wilayah.
2. Perbaikan tata kelola pemerintahan.
3. Penataan kehidupan sosial politik.
4. Pembangunan dan pengembangan infrastruktur pada setiap jenjang pemerintahan.
5. Penataan kelembagaan dan rekrukmen aparat pemerintahan berbasis kebutuhan ril daerah.
6. Penguatan kapasitas aparat pemerintahan.
7. Memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap setiap tugas dan fungsi pemerintahan.
8. Peningkatan motivasi aparat.
9. Melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan yang amanah, bersih, jujur, dan adil.
– Bidang Pembangunan :
1. Peningkatan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
2. Percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi kerakyatan.
3. Pemantapan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan yang partisipatif.
4. Peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang relevan.
5. Pengembangan sistim informasi pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi.
– Bidang Pelayanan Publik :
1. Pembangunan Infrastruktur pelayanan publik secara optimal.
2. Peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik.
3. Peningkatan sumber daya manusia dalam mendukung efektifitas dan efesiensi pelayanan publik.
– Bidang Penegakan Aturan Hukum :
1. Melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan sesuai tata aturan dan perundang undangan yang berlaku.
2. Mendorong terciptanya iklim kepastian hukum dalam masyarakat.
3. Peningkatan kualitas kesadaran hukum aparat pemerintahan melalui program yang relevan.
4. Melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga yang terkait dengan penegakan hukum dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan.
– Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup :
1. Mendorong upaya pemanfaatan sumberdaya alam bagi kesejahteraan masyarakat.
2. Melakukan berbagai upaya untuk menjaga kondisi dan daya dukung lingkungan hidup bagi kehidupan masyarakat.
3. Meningkatkan partisipasi dan akses masyarakat terhadap sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
4. Mendorong terciptanya kerjasama pemanfaatan sumberdaya alam dengan perusahaan dan lembaga laim secara adil.
“Intinya Paslon nomor urut 1 dengan tagline “Kekuatan Rakyat” ini, berkeinginan mewujudkan pemerintahan adil, sejahterah dan relegius,” ungkap Uceng, sapaan akrab Husain.




